Caption Foto : Bupati Jombang didampingi Wakil Ketua dan Ketua Komisi B DPRD, Kabag. Perekonomian saat salurkan BLT secara simbolis

mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Bagian Perekenomian menyalurkan BLT (Bantuan Langsung Tunai) kepada Buruh Tani Tembakau dan Buruh Pabrik Rokok dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2021 secara simbolis oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab. Dihadiri Wakil Ketua DPRD Farid Al Farisi, Ketua Komisi B DPRD Sunardi, Asisten 1 Purwanto, Staf Ahli Fahrudin Widodo, Kepala Dinsos Hari Purnomo, Kabag. Umum Thonsom, Kabag. Prokopim Agus, Forpimcam Ploso dan Kepala Desa se Kecamatan Ploso. Bertempat di Pendopo Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang. Senin (6/12/2021)

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang Aminatur Rokhiyah menyampaikan bahwa kali ini Pemerintah Kabupaten Jombang menyalurkan bantuan langsung tunai bagi buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok yang terdiri dari 2 tahap. Tahap pertama periode bulan September dan bulan Oktober dicairkan pada bulan November, sedangkan tahap ke 2 untuk bulan November dan Desember dicairkan pada bulan Desember. 

“Adapun dasar kegiatan yakni Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 7/PMK/07/2020 tentang penggunaan, pemantauan, monitoring dan evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau pasal 5 ayat 3 Huruf A ,ayat 5 huruf B,ayat 7 dan ayat 8 terkait bantuan langsung tunai kepada buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok. Selain itu Surat Dirjen Bina Keuangan Daerah Nomor 906/923/Keuda tanggal 5 Februari 2021 tentang DBHCHT dan surat edaran Kepala Daerah Provinsi Jawa timur tanggal 16 Agustus 2021 nomor 36/17230/021.2021 tentang pedoman pelaksanaan pemberian BKT yang bersumber dari DBHCHT,” terangnya.

Menurut Aminatur, penyaluran BLT bagi buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok yang bersumber dari DBHCHT adalah dalam rangka pemulihan perekonomian di daerah hasil tembakau pada pandemi Covid-19. Pemberian yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok di masa pandemi Covid 19.

Pelaksanaan penyaluran BLT bagi buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok yang bersumber tersebut dari DBHCHT bekerjasama dengan PT BPR Bank Jombang, yang telah menyalurkan BLT sejak bulan November 2021 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dan dilaksanakan di tiap – tiap desa dan perusahaan penerima BLT secara bertahap. Sedangkan untuk kecamatan Ploso kami laksanakan secara serentak pada hari ini Senin 6 Desember 2021 tempat di kecamatan Ploso kabupaten Jombang.

“Penerima BLT adalah buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok yang secara administratif berdomisili di kabupaten Jombang dibuktikan dengan KTP, jumlah penerima BLT adalah 7894 orang yang terbagi kepada 4449 orang dari buruh Tani tembakau yang tersebar di 37 desa dan 5 Kecamatan dibagian wilayah Utara Brantas serta 3445 buruh pabrik rokok yang terdaftar dalam 4 perusahaan yang di Perak, Ploso, Ngoro dan Kabuh. Masing – masing buruh mendapatkan bantuan sebesar Rp. 1.200.000,-,” jelasnya. 

Di tempat yang sama, Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyampaikan terima kasih kepada Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang yang telah melaksanakan tugasnya menyalurkan BLT DBHCHT di kecamatan Ploso. Jumlah paling banyak tembakau ini berada di Utara Brantas, yang merupakan ladang rejeki dari Ploso, Kudu, Ngusikan, Plandaan dan Kabuh.

“BLT tersebut merupakan bentuk program pemanfaatan penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) kesejahteraan petani maupun pekerja di sektor industri hasil tembakau. Sedangkan jumlah bantuan akan diberikan kurang lebih pada 7 ribu orang namun pada hari ini akan diserahkan kepada kurang lebih 4 ribu orang dan masing – masing orang mendapatkan BLT sebesar Rp. 1.200.000,-. Mudah – mudahan ini bisa membantu mengurangi beban untuk memenuhi kebutuhan serta pemulihan ekonomi,” harapnya. (lis)