Caption Foto : Gubernur Jatim saat menyerahkan beasiswa dari Baznas Jatim

mediapetisi.net – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BAZNAS Se Jawa Timur Tahun 2021 sekaligus menyerahkan beasiswa dan bantuan sembako untuk 2000 anak yang kehilangan orang tua karena meninggal akibat Covid-19. Selasa (28/9/2021)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi Badan Amil Zakat Infak dan Shodaqoh (Baznas) Jawa Timur, yang menyalurkan sebagian hasil pengumpulan dari para muzaki, untuk beasiswa atau membantu biaya pendidikan dan beasiswa merupakan lepentingan strategis jangka panjang.

Ada beasiswa yang disediakan oleh Universitas Al Azhar Mesir, Khofifah meminta kuota khusus untuk pelajar asal Jatim untuk menjaga Indonesia khususnya Jatim. Kalau dari anggaran Provinsi, bisa siapkan scholarship di Al Azhar. Maka kedalamaan keilmuan, kekayaan kelimuan, dan jejaring, akan membawa misi Islam Rahmatal Lil Alamin.

“Jika beasiswa berasal dari APBD, ada berbagai proses yang harus dilalui calon penerima, sebelum akhirnya terpilih. Namun ditekankannya, yang diperlukan saat ini adalah sinergitas, kolaborasi, dan koneksitas. Kalau kita saling membantu, dan membangun koneksitas sehingga akan ketemu solusinya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Jatim M. Roziki mengatakan, beasiswa yang diberikan Baznas bagi anak – anak yatim korban Covid-19, yakni salah satu bahkan kedua orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19. Awalya diajukan, kemudian ditindak lanjuti dan sesuai dengan kemampuan Baznas, rata rata setip bulan 150 (ribu) sampai tamat sekolah.

“Beasiswa ini mulai dari SD/MI, SMP/Mts, dan SMA/MA. Bahkan, Baznas juga memberikan beasiswa di jenjang Strata Satu (S1). Ibu Gubernur menyarankan kalau pengumpulannya sudah banyak, kita akan mengembangkan yang lain,” pungkasnya. (lis)