Caption Foto : Pelaku UMKM saat mengikuti koordinasi dan sinkronisasi dengan para pemangku kepentingan dalam pemberdayaan usaha mikro
mediapetisi.net – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang bersama Bagian Perekonomian melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi dengan para pemangku kepentingan dalam pemberdayaan usaha mikro dengan mengundang asosiasi UMKM se kabupaten Jombang. Jum’at (3/3/2023)
Kepala Bagian Perekonomian Amminatur Rokhiyah mengatakan bahwa bagian perekomian memfasilitasi pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi dengan para pemangku kepentingan dalam pemberdayaan usaha mikro. Diikuti asosiasi UMKM se Kabupaten Jombang.

“Kegiatan sinkronisasi ini ada pemaparan rencana kerja dibidang pemberdayaan usaha mikro dinas koperasi di tahun 2023. Kita serahkan secara terbuka kepada seluruh asosiasi UMKM kabupaten Jombang,” terangnya.
Sememtara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang Fahruddin Widodo memaparkan Renja 2023 dari bidang pemberdayaan umum, Dinas Koperasi menyepakati memberikan ruang saran dan masukan. Kegiatan Sinkronisasi kali ini, para asosiasi UMKM minta pemasaran untuk diprioritaskan, sebab pemasaran hal yang penting karena bukan hanya masyarakat Jombang saja yang tahu tetapi sampe luar Jombang.
“Mereka juga butuh untuk dibantu memikirkan terkait dengan pusat oleh-oleh, hal tersebut bukan wewenang dinas koperasi, tetapi tetap dibicarakan dengan dinas perdagangan,” katanya.
Selain itu, mensinkronisasikan program asosiasi dengan program Dinkop. Sehingga dapat menambah porsi kegiatan promosi dan selama ini tidak bisa merata diikuti oleh seluruh asosiasi, usulan dari UMKM untuk kegiatan promosi atau pameran diluar daerah bisa ditambah sebab semenjak terjadinya pandemi hanya 1 dilaksanakan kegiatan tersebut.
“Kami juga akan tetap melaksanakan program pendampingan hukum bagi UMKM karena hal tersebut mencuat kembali dari pelaksanaan kegiatan tersebut. Untuk tahun 2023 meminta untuk dilaksanakan kembali sosialisasinya. Seperti temu usaha di beberapa kecamatan. Kami berharap temu usaha tersebut dapat memberikan apresiasi pada pembentukan asosiasi ditingkat kecamatan sehingga asosiasi tersebut siap untuk memberikan pembinaan,” harap Fahruddin.
Untuk itu, Dinas koperasi memfasilitasi para pelaku usaha pemula yang mempunyai efek dari dampak corona sebab pelaku usaha minta dibantu berupa alat-alat produksi. Karena forum tersebut dianggap kurang waktunya, maka hampir semua peserta asosiasi minta untuk diadakan kegiatan workshop yang diikuti seluruh pengurus asosiasi UMKM di wilayah kabupaten Jombang dengan mengambil tema tentang sinkronisasi dan pola pemberdayaan UMKM diwilayah kabupaten Jombang, pungkas Fahruddin. (iin)









