Caption Foto : Bupati Jombang didampingi Asisten dan Kepala OPD saat meninjau Progress Proyek ERiC – I di Banjardowo

mediapetisi.net – Proyek Emmission Reduction In Cities Solid Waste Management (ERiC-I) Jombang Regency, Indonesia atau proyek tempat pemrosesan akhir program penurunan Emisi di Perkotaan Kabupaten Jombang yang berlokasi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Banjardowo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur diperkirakan akan selesai pada Desember 2021.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab didampingi oleh Asisten 3 yang juga Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Hari Oetomo, bersama para Kepala OPD terkait, meninjau dan melihat langsung progress pengerjaan proyek yang efektif sudah dilaksanakan selama 7 bulan sejak Oktober 2020 tersebut yang termasuk 4 besar di Indonesia.

“Kami berharap kualitas pengerjaan fisik harus dijaga dengan baik, proyek berkualitas dan selesai tepat waktu tentu dengan dijaga terus keberlanjutannya. Setelah selesai dan diserahkan, jangan langsung dilepas. Kami berharap tetap ada kunjungan secara berkala untuk melakukan pendampingan, pengawasan, mana yang harus diganti atau diperbaiki,” ungkap Bupati Mundjidah saat ke lokasi untuk memastikan agar ada keberlanjutan dalam pembinaan serta pemeliharaan proyek. Rabu (9/6/2021)

Bupati Mundjidah menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah melaksanakan proyek ERiC- I yang perencanaannya telah dilakukan sejak 2012 dan telah terealisasi ditahun 2020-2021. Diharapkan proyek tersebut bisa memberikan manfaat dan pelayanan terbaik di masyarakat. Terutama untuk mengatasi persoalan sampah agar dapat diolah dan dimanfaatkan, sehingga masyarakat tambah sejahtera, harapnya.  

Sementara itu, Agus dari PT. Adhi Karya, juga Fenty Ariningyanti M, ST, MT selaku PPK Pengembangan dari Kementerian PUPR memaparkan bahwa Konstruksi yang mulai dikerjakan pada 2020 – 2021, dengan biaya konstruksi 11.154.575,70 Uero ini akan diselesaikan dalam waktu 547 hari oleh Kontraktor PT. Adhi Karya (Persero)TBK. dengan  Konsultan Fichtner GMBH dan Co. KG. 

Titik – titik proyek seperti Teknologi Pengurangan Sampah,  Zona Penimbunan Sampah berbasis Saniter Teknologi Pengolahan Air Lindi, Kolam Anaerobic, Kolam Aerobic ( MBR), Kontruksi Lahan Basah (Wetland).

“Sedangkan progress sarana yang dibangun diantaranya Landfill Cell, Capacity 444.000 m³ (4 Ha), progress 80 %, Composting Plant Capacity 15 ton/day progress 5 %, Sorting Plant Capacity 35 ton/day progress 5 %, Leachate Treatment Plant Capacity 300 m³/day progress 20 %, bangunan penunjang Admin Building progress 80%, Workmanship Building progress 80%,   Resorvoar (5000 m³) progress 100%,  Hanggar dan Workshop progress 20 %,”  pungkas Agus. (lis)