Caption Foto : Kepala Bidang Perindustrian Isnaniyah saat membuka Penyuluhan Keamanan Pangan bagi IKM

mediapetisi.net – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kabupaten Jombang, Drs Bambang Nur Wijayanto, M.Si diwakili Kepala Bidang Perindustrian  Isnaniyah membuka Penyuluhan Keamanan Pangan bagi IKM (Industri Kecil dan Menengah). Hadir juga narasumber dari petugas kesehatan dan diikuti oleh 25 peserta dari IKM. Bertempat di Aula Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang. Selasa (9/3/2021)             

Kepala Bidang Perindustrian Kabupaten Jombang, Isnaniyah menyampaikan dengan terselenggaranya kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) bisa menjadi pendorong bagi pelaku usaha makanan dan minuman untuk terus meningkatkan kualitas produk pangan.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mendorong pelaku usaha makanan dan minuman untuk meningkatkan kualitas produk pangan sehingga bisa mencapai standardisasi pangan yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Menurut Isnaniyah, upaya peningkatan kualitas IKM (Industri Kecil Menengah) Kabupaten Jombang terus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mewujudkan Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing. 

“Kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan merupakan bentuk dari dukungan Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menumbuh kembangkan Industri Kecil Menengah di Kabupaten Jombang khusunya IKM( Industri Kecil Menengah) Pangan,” terangnya.

Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Industri Kecil dan Menengah diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari IKM (Industri Kecil Menengah) produk makanan rendah resiko seperti keripik. Perlu diketahui, bahwa dengan meningkatkan daya saing produk IKM Kabupaten Jombang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah yang selanjutnya akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Jombang.

“Dengan adanya fasilitasi kegiatan ini pelaku usaha pangan di Kabupaten Jombang diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya, sehingga produk pangan jombang dapat dikenal secara nasional maupun internasional,” pungkas Isnaniyah. (lis)