Caption Foto : Gubernur Khofifah saat melantik M. Ridwan jadi Kakanreg II BKN
mediapetisi.net – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi melantik M. Ridwan menjadi Kepala Kantor Regional (Kakanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN), menggantikan Heru Purwaka yang kini tugas di Yogyakarta.
Pelantikan M.Ridwan sebagai Kepala Kantor Regional II BKN dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Acara ini dihadiri Wakil Kepala BKN Pusat Supranawa Yusuf dan para sekda se-Gerbang Kertasusila, serta para OPD di lingkungan Pemprov Jatim.
Gubernur Khofifah mengucapkan terima kasih kepada Heru Purwaka yang selama ini telah menjadi partnership yang luar biasa. “Selamat bertugas di tempat yang baru. Insya Allah bapak akan terus menuai sehat dan sukses,” kata Khofifah di gedung Negara Grahadi. Selasa (8/3/2022)
Selain mengucapkan selamat datang ke Ridwan sebagai Kakanreg II BKN, Gubernur Khofifah menerangkan bahwa rotasi merupakan hal biasa di lingkungan ASN Jatim, dan dia berharap Ridwan bisa beradaptasi dengan cepat.
“Kita akan terus running, karena proses untuk bisa melakukan berbagai program percepatan pelayanan tidak pernah berhenti, sehingga komunikasi, koordinasi, koneksitas di antara kita semua akan menjadi bagian yang sangat penting,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Wakil Kepala BKN Pusat Supranawa Yusuf berharap agar langsung melakukan koordinasi dengan teman-teman di Provinsi Jawa Timur maupun di kabupaten/kota. Lalu segera mengidentifikasi masalah dalam pengelolaan ASN kemudian mencari solusinya.
“Setelah itu tergantung dari program yang dicanangkan atau ditetapkan secara nasional. Misalnya untuk seleksi calon P3K, karena untuk tahun ini tidak ada PNS, sehingga harus diantisipasi,” terangnya.
Sedang M.Ridwan berjanji akan gerak cepat (gercep) setelah dilantik. Pertama ia akan mengenal lebih dulu seluruh kepala BKD provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Timur. “Besok pagi saya akan mengundang seluruh kepala BKD se-Jawa Timur ke kantor kami,” ungkapnya.
Karena orang Jawa Timur, maka ia juga berjanji akan menjadikan Jatim nomor satu dari sisi penyelenggaraan manajemen ASN dan sisi-sisi yang lain. Bahkan, menurut Ridwan, di awal dirinya dilantik, ia telah mengucapkan di medsos bahwa dirinya adalah pelayan ASN Jawa Timur.
“Selain itu, proses bisnis yang ada akan segera kami lihat. Mana yang bisa dipercepat, mana yang bisa diefektif efisienkan. Tentunya bersama bantuan koordinasi dari BKD Provinsi dan Kabupaten/Kota,” pungkasnya. (lis)










