Caption Foto : Kepala Dispendukcapil Jombang Masduqi Zakaria saat ditemui di ruang kerjanya

mediapetisi.net – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (DIrjen Dukcapil Kemendagri) keterbatasan blanko KTP, sementara waktu cetak KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jombang dialihkan menjadi surat keterangan. 

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jombang, Drs. Masduqi Zakaria, M.Si, ketika di konfirmasi mengatakan sementara waktu di Kabupaten Jombang cetak KTP dialihkan menjadi surat keterangan dikarenakan masih keterbatasan blanko dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (DIrjen Dukcapil Kemendagri).

“Blanko KTP pengadaannya dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (DIrjen Dukcapil Kemendagri) dikarenakan masih ada keterbatasan maka sementara cetak KTP dialihkan menjadi surat keterangan. Sampai saat ini dari pusat masih proses tender, dan sampai saat ini informasi yang kami terima perkiraan tanggal 20 Maret blanko sudah tersedia,” jelas Masduqi saat ditemui di ruang kerjanya. Rabu (9/3/2022)

Menurut Masduqi, tidak semua kabupaten kota mengalihkan cetak KTP menjadi surat keterangan, karena ada juga sebagian kabupaten kota masih menyimpan atau masih tersedia blangko sehingga masih bisa cetak meskipun tidak seperti jumlah cetak di setiap harinya.

“Sebenarnya di Kabupaten Jombang masih ada sekitar 500 blanko tetapi tidak saya gunakan untuk proses cetak KTP, jadi semua kami alihkan menjadi surat keterangan terlebih dahulu, karena nanti takutnya akan timbul kecemburuan diantara masyarakat,” terangnya.

Tidak hanya itu, Masduqi juga mengatakan, cetak KTP di Kabupaten Jombang akan dilaksanakan kembali apabila blanko sudah tersedia sekitar 10 ribu, dan bagi masyarakat yang sudah mendapatkan surat keterangan akan kita laksanakan pencetak an KTP secara masal.

“Surat keterangan ini hanya bersifat sementara, kalau sudah tersedia blankonya maka akan segera kami cetak dan bisa di ambil di kecamatan masing masing. Untuk informasi lebih lanjut akan kami berikan melalui media sosial,” pungkasnya. (lis)