Caption Foto : Bupati Jombang bersama Wakil Bupati Jombang bersama para pelaku UMKM

mediapetisi.net – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jombang menyelenggarakan Grand Launching Omah Resale dan Pelatihan Digital Marketing oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab. Dihadiri Wakil Bupati Jombang, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Ketua TP-PKK, Ketua Kadin dan Para Pelaku UMKM. Bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang. Kamis (1/4/2021)

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab meminta para pelaku UMKM Jombang tetap Ikhtiar, berusaha dengan semboyan, “Jombang Bisa, Bisa Gak Bisa Harus Bisa”. Semboyan tersebut untuk memotivasi para pelaku usaha agar terus bersemangat, selalu terus belajar, dan bersinergi dalam mengembangkan usahanya.

“Saya juga minta adanya sinergitas Kadin Jombang dengan OPD terkait Pemkab Jombang juga Kadin Provinsi Jawa Timur. Kepada pelaku usaha juga diharapkan dapat  bersinergi dalam mengembangkan usahanya. Jangan ada persaingan yang tidak sehat, akan tetapi justru para pelaku usaha dapat membuat kelompok untuk memperkuat usaha agar supaya bisa tembus sampai kepasar ekspor impor, dan mampu mendukung visi misi Kabupaten Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing,” ungkapnya.

Dicontohkan Bupati untuk produk skala kecil seperti produk Opak Samiler yang berbahan baku ketela di Jombang ini cukup banyak. Perkuat produk lokal ini mulai dari bahan bakunya, proses produksinya, pakaging, hingga pemasarannya. Untuk itu Kadin memfasilitasi UMKM dan dapat bersinergi dengan OPD terkait. Kadin dengan Omah Resalenya akan membantu warga yang bekerja dari rumah, mari kita ciptakan Jombang yang penuh kebersamaan dan rukun saklawase, jangan ada egosentris, tidak mau disaingi usahanya.

“Saya atas nama pemerintah kabupaten   Jombang agar semua asosiasi dan perusahaan yang tergabung menjadi pemilik omahresale, serta bank Mandiri dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jombang maupun masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengembangkan potensi daerah kabupaten Jombang. Semoga launching ini membawa manfaat bagi masyarakat semua, demi mendukung pelaksanaan program-program pembangunan di Kabupaten Jombang dan mempercepat tercapainya visi bersama mewujudkan Jombang Yang Berkarakter dan Berdaya Saing,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Jombang Joko Herwanto mengatakan kalau Kadin telah melakukan sinergitas dengan OPD terkait di, baik Dinakertrans, DPMPTSP serta Kadin Provinsi Jawa Timur juga Bea Cukai untuk meningkatkan kelas produk lokal hingga menembus pasar Ekspor juga memberikan pelatihan Digital Marketing.

Dipaparkannya juga bahwa Omah resale berperan sebagai selling agent atau distributor bagi para produsen lokal Jombang khususnya yang berkategori UKM dan IKM.

“Omahresale merupakan wadah inovatif berbasis online yang memberikan peluang kepada pelaku UMKM untuk dapat berkembang dan lebih maju lagi sekaligus menciptakan alternatif passive income (penghasilan pasif alternatif) untuk semua warga Jombang. Selain itu, omahresale berperan sebagai distributor produk dan komoditas asli lokal Jombang (produsen), yang juga melibatkan warga Jombang tanpa terkecuali sebagai reseller, karena harga produk di omahresale.com adalah harga distributor yang pastinya sangat layak untuk dijual kembali oleh para reseller omahresale.com,” terangnya.

Semua warga Jombang bisa menjadi reseller omahresale tanpa modal, tanpa perlu stok barang dan tanpa repot mengurusi pengiriman. Agar produk-produk Jombangan bisa menarik dan kompetitif dipasarkan secara online. 

Tim kreatif omahresale akan support para UKM / IKM Jombang secara gratis, mulai dari desain pengemasan, branding produk sampai dengan pembuatan foto dan video promo yang kekinian. 

Dalam proses endorsement produk UKM/IKM, tim omah resale memanfaatkan potensi lokal Jombang seperti seni budaya, religi, pariwisata dan lain-lain termasuk support para duta-duta wisata, guk yuk Jombang, influencer, selebgram dan juga tokoh-tokoh masyarakat asli Jombang. Omahresale memiliki kelebihan dibanding e-commerce lain, yaitu menjadi pihak ke 3 yang menjembatani produsen Jombang selaku tangan pertama, dengan reseller yang bertindak sebagai affiliate marketing. 

“Dimiliki dan dikelola bersama secara profesional oleh segenap asosiasi Jombang didukung Pemkab Jombang beserta forum TJSL (tanggung jawab sosial dan lingkungan) Jombang sebagai program pemberdayaan. Mampu bersinergi dengan format saling melengkapi dari segenap elemen lokal Jombang yang khas dan kompetitif (pertama di Indonesia). Menggunakan sistem dropship dan e-payment di semua proses pengiriman dan transaksi keuangan, sehingga akan menjadi lebih aman, transparan dan terpercaya,” jelas Joko.

Selain sebagai tempat penjualan produk UKM/IKM, dalam omahresale ini juga menawarkan jasa dan juga potensi di beberapa titik pariwisata yang strategis seperti hotel, restoran dan destinasi wisata. Sinergi antara produk dan potensi Jombangan yang khas dan berkarakter inilah yang menjadikan platform omahresale menjadi the one and only.

Melalui platform omahresale, pengembangan, pemasaran dan penjualan produk lokal Jombang akan lebih efektif masif dan signifikan. Omahresale bisa bertransaksi melalui e-payment sistem dengan payment gateway fastpay bank mandiri, dan melalui e-wallet (ovo, gopay, dana, qris, dan lain-lain).

“Dalam pengiriman, omahresale bekerjasama dengan fasilitas COD, dan juga dengan ekspedisi-ekspedisi lain seperti sicepat, express dan JNT.

Dalam omah resale ini, produk, jasa dan potensi dari Jombang, pemasaran dilakukan oleh warga Jombang, penjualan online dan offline untuk Indonesia.

Dengan adanya berbagai e-commerce di Jombang diharapkan dapat menjadikan UKM/IKM berdaya saing yang akan membuat rakyat Jombang mau memanfaatkan dan menggunakan produk dan potensi lokal Jombang,” pungkas Joko.. (lis)