Caption Foto : Kepala SMPN 1 Jombang saat mewisuda Siswa Kelas IX 

mediapetisi.net – SMP Negeri 1 Jombang gelar purnawiyata dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan”. Diikuti 321 siswa kelas IX. Dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Jombang Senen, Segenap jajaran Kepala Sekolah, Guru dan staff serta wali murid kelas IX SMP Negeri 1 Jombang. Bertempat di halaman SMP Negeri 1 Jombang. Selasa (06/06/2023)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Senen menyampaikan, ini bagian dari proses awal karena semua siswa akan mewujudkan mimpi, sebab mimpi bukan akhir dari segalanya.

“Pemerintah sudah menyiapkan pekerjaan bagi putra-putri terbaik bangsa Indonesia apabila siswa-siswa ingin menjadi aparatur sekolah dengan ikatan dinas, ada beberapa lembaga minimal berada di pemerintahan ikatan dinas. Sekolah yang ditempuh dengan gratis ketika lulus akan diberikan lapangan pekerjaan,” terangnya

Lanjut Senen, setiap siswa harus melanjutkan pendidikan sekolah minimal tingkat SLTA karena terkait pendidikan formal ketika ingin melamar pekerjaan sektor pemerintahan atau swasta jika ijazah hanya mengandalkan ijazah SMP kemungkinan tidak cukup. 

“Harapan kami, agar semua siswa bisa melanjutkan ke pendidikan jenjang selanjutnya SMA atau SMK. Ekonomi bukan menjadi suatu penghalang untuk meneruskan pendidikan putra putri kita. Saya yakin dengan keterbatasan ekonomi terdapat banyak solusi sehingga bisa melanjutkan sekolah ke jenjang selanjutnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Jombang Rudi Priyo Utomo menyampaikan, hari ini siswa yang mengikuti purnawiyata merupakan siswa yang awal masuk ke SMPN 1 mulai munculnya virus covid, hingga sekarang selesai covid.

“Tentang siswa berprestasi, memang SMPN 1 Jombang gudangnya para juara. Maka, yang ditampilkan adalah siswa yang pernah meraih prestasi di SMPN 1 Jombang, baik kelas 7, kelas 8 dan kelas 9. Prestasi yang diraih yaitu tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional,” jelasnya.

Sedangkan untuk wali murid agar mendukung anak-anak bisa melanjutkan pendidikan ke sekolah yang diimpikan, utamanya ke sekolah negeri maupun sekolah kedinasan, pungkas Rudi Priyo Utomo. (iin)