Caption Foto : Forkopimda Jombang saat sosialisasi pencegahan konflik sosial dengan penguruan silat
mediapetisi.net – Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Konflik Sosial kepada pimpinan dan pelatih perguruan pencak silat dalam rangka mewujudkan ketentraman dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Jombang. Dihadiri Dansatradar 222 Ploso, Kapolres Jombang, Kepala Bakesbangpol, Kasi Pidum Kejari Jombang, Pimpinan dan Pelatih Perguruan pencak silat PSHT Parlu 17, PSHT Parlu 16, PSHW, Pagar Nusa, IKS-PI Kera Sakti, Tapak Suci, Pandan Alas, POSDA, Bunga Islam, Pandawa, Belut Putih, Cempaka Putih, Margaluyu, Cipta Sejati, Persinas Asad, Dali Kumbang, Perisai Hitam dan Nur Harias. Bertempat di Gedung KPRI Jombang. Selasa (6/6/2023)
Kepala Bakesbangpol Jombang Anwar mengucapkan terima kasih banyak kepada para undangan atas kehadiranya kita bisa berkumpul pada pagi ini diacara sosialisasi pencegahan dan penanggulangan konflik sosial.Â
“Saya berharap dengan kita berkumpul dengan para perguruan silat kedepan kita bisa berkoordinasi bersama-sama untuk meminimalisir kejadian bentrokan antara perguruan silat maupun dengan masyarakat yang kemarin sudah terjadi di kecamatan Ploso. Mohon dukungannya, mari kita jaga bersama-sama Kabupaten Jombang ini kondusif bebas dari tawuran maupun bentrokan antar perguruan silat,” ungkapnya.
Sementara itu, Dansatradar 222 Ploso Letkol Lek. Eka Yawendra Parama menyampaikan silaturahim pimpinan dan pelatih perguruan pencak silat yang ada di wilayah Kabupaten Jombang merupakan langkah preventif dalam menjaga kerukunan antar perguruan pencak silat dengan harapan Kabupaten Jombang bisa kondusif dan aman.Â
“Sehingga dengan berkumpul dan berdiskusi kami mengajak saudara semua untuk berfikir maju dan hindari pemikiran primitif. Saya lihat di aturan organisasi sudah baik tapi kalau pemahamanya saudara-saudara kurang maju akan selalu terjadi lagi tawuran maupun bentrokan yang menurut saya kuno tidak ada manfaatnya yang ada malah merugikan orang banyak yang ada di sekitar lingkungan kita,” terangnya.Â
Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jombang, khususnya anggota dan pengurus perguruan pencak silat se-Kabupaten Jombang, untuk selalu menciptakan suasana kondusif. Sosialisasi tersebut dalam antisipasi konflik horisontal yang ditimbulkan oleh oknum, agar tidak semakin liar.Â
“Kepada perwakilan perguruan pencak silat yang hadir diharapkan bisa memberikan informasi serta mengajak kepada anggota perguruan yang tidak hadir agar bisa sama sama menjaga Kamtibmas. Mari kita sama-sama cegah dini, stop tawuran dan bentrokan agar tidak merugikan masyarakat lainnya di wilayah Kabupaten Jombang ini agar tetap kondusifitas dan damai selalu,” harap Eka.
Di tempat yang sama, Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi mengajak pimpinan dan pelatih perguruan silat untuk membuat Jombang cemerlang dan berbudaya sehingga bisa membangun Jombang dan dukung program pemerintah untuk membangun supaya kehidupan di wilayah ini maju dan berbudaya.
“Ayo kita bina, kita guyub apa yang saudara ucapkan waktu bersumpah masuk perguruan masing-masing untuk selalu menjaga kedamaian untuk diterapkan. Saya mempunyai wacana kedepan kita bisa ngopi bareng di Polres untuk guyub dan berdiskusi untuk mengajak saudara sekalian untuk menjaga kamtibmas dengan kegiatan tersebut berharap tidak ada lagi kejadian-kejadian yang kampungan dan merugikan diri sendiri,” tandasnya. (iin)
Â
Â










