Caption Foto : Wabup Sumrambah saat menghadiri sedekah desa Wonokerto

mediapetisi.net – Puncak Sedekah Bumi/ Sedekah Desa/ Bersih Desa Ke 135 Tahun Desa Wonokerto Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang ditandai dengan menggelar Kenduri/Kenduren yang diawali dengan doa bersama dan guyub menikmati makanan secara bersama sama.

Warga masyarakat berduyun duyun ke Balai Desa dengan membawa makanan atau yang biasa disebut dengan tumpeng/berkat. Selasa (28/3/2023)

Kepala Desa Wonokerto Khoirul Hadi mengatakan bahwa sedekah desa tersebut merupakan kegiatan yang sudah menjadi tradisi, adat istiadat tiap tahun ini dalam rangka mensyukuri nikmat Allah SWT, baik berupa nikmat sehat lahir batin, rezeki, juga hasil bumi, ternak dan lainnya. 

“Semoga dengan niat baik kita bersama ini, seluruh warga masyarakat Desa Wonokerto Kecamatan Wonosalam diberikan perlindungan oleh Allah SWT. Dihindarkan dari segala mara bahaya dan bencana,” tutur ungkapnya.

Didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jombang Arif Sutikno, Wakil Bupati Jombang Sumrambah menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas guyub rukunnya warga masyarakat Desa Wonokerto Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang.

“Tradisi ini sangat luar biasa, membangun guyub rukun seperti ini tidaklah mudah. Kerukunan juga guyub rukunnya masyarakat kita ini harus dipertahankan,” tuturnya.

Menurut Sumrambah, tidak mudah untuk membangun suasana masyarakat guyub rukun saat ini. Sebab yang terjadi keguyub rukunan ditingkat desa sudah mulai terkikis. Terlebih lagi dengan adanya sistem politik yang ada di negeri ini, mulai dari Pilpres, Pilgub, Pilbup, Pilkades rawan menimbulkan perpecahan dan gesekan di masyarakat.

“Saya sangat bersyukur jika kerukunan, gotong royong, masih terjaga di Desa Wonokerto. Nilai tradisi dan budaya inilah yang harus terus dibangun dan dipertahankan guna membangun Kabupaten Jombang kedepan, khususnya perekonomian Wonosalam,” ucapnya.

Wabup Sumrambah berharap masyarakat tetap guyub rukun, kondusifitas tetap terjaga meski akan memasuki tahun politik. Selain itu, Wabup juga mendoakan Kecamatan Wonosalam kedepan dapat menjadi kawasan wisata yang maju dan masyarakatnya sejahtera. 

“Semoga Wonosalam kedepan menjadi daerah yang makmur sejahtera, menjadi kawasan wisata yang maju. Akan tetapi syaratnya jangan mudah untuk menjual tanah. Sebab kalau 40 persen lahan disini sudah milik orang luar Wonosalam, itu berarti kita akan membangunkan warga di luar Wonosalam,” tukasnya. (iin)