Caption Foto :Siswa MTsN 9 Jombang saat pentas Tari Kolosal

mediapetisi.net – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, MTsN 9 Jombang mengadakan kegiatan P5RA yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9, serta guru dengan total peserta sebanyak 785 orang. Kegiatan ini berlangsung di Wisata Religi dan Edukasi Gus Dur, kawasan Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Selasa (11/11/2025)

Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang diikuti oleh seluruh peserta. Selanjutnya, siswa-siswi MTsN 9 Jombang menampilkan gelar karya kolaborasi Tari Kolosal dan musik Drum Band yang memukau di Museum Islam Indonesia. Setelah itu, peserta melakukan ziarah ke makam KH. Hasyim Asyari dan Gus Dur, tokoh penting dalam sejarah Indonesia. Karena KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ditetapkan menjadi pahlawan nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kegiatan diakhiri dengan observasi obyek Makam Nasional, memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar dan menghargai sejarah bangsa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menghormati pahlawan dan memahami sejarah Indonesia.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa, mereka bisa belajar untuk meneladani sikap toleransi, kesederhanaan, dan kepedulian sosial dari sosok KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) serta KH. Hasyim Asy’ari sebagai pahlawan nasional. Kesederhanaan, dan kepedulian sosial Gus Dur dan KH. Hasyim Asy’ari sebagai pahlawan nasional, tercermin dari rekam jejaknya yang gigih memperjuangkan kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme,” terang Abdul Haris Kepala MTsn 9 Jombang.

Menurut Haris, selama ini Gus Dur dikenal sebagai tokoh yang membela hak minoritas, mengusung Islam yang ramah, dan memperjuangkan keadilan sosial. Dengan memahami nilai-nilai kearifan pahlawan Nasional, maka setiap individu dapat menjadi “pahlawan masa kini” yang berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

“Dengan kegiatan ini, MTsN 9 Jombang berharap dapat menanamkan nilai-nilai patriotisme dan nasionalisme pada siswa, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menghormati pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia,” harapnya.

Perlu diketahui, saat berada di lokasi siswa yang didampingi oleh fasilitator setiap kelompok akan melakukan observasi, diskusi, praktik kolaborasi seni, dan refleksi nilai kepahlawanan melalui kerja kelompok.
Lokasi observasi dan wawancara akan dibagi sesuai kelas, untuk kelas VII di kawasan pedagang, kelas VIII di kawasan museum kemudian kelas IX berada di kawasan makam.
Roziq salah satu siswa kelas 7 MTsN 9 Jombang sangat senang bisa mengikuti kegiatan P5RA ini, karena bisa belajar banyak tentang, mengidentifikasi bentuk toleransi, religiusitas, dan kehidupan sosial masyarakat sekitar area Makam Gus Dur. Sehingga siswa siswi semua dapat memahami nilai-nilai perjuangan dan kearifan yang diwariskan oleh Gus Dur, pungkasnya. (yn)