Caption Foto : Wabup Sumrambah saat melaunching PT Maxxi Agri Tani

mediapetisi.net – Launching PT Maxxi Agri Tani Imdonesia oleh Wakil Bupati Jombang Sumrambah. Dihadiri Presiden Direktur Utama/pemilik PT Maxxi Agri Tani Indonesia Jemmy Eka Putra, Kombel Pol Harry Kurniawan Karo SDM Polda Jatim, Ade Eddy Adyaksa  Staf Ahli Kejagung, Andi Nur Alam Syah Direktur Jenderal Perkebunan Kementrian Pertanian, Ali Jamil Harahap, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementrian Pertanian Suwandi, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Mujahidin  Direktur Maxxi AGRI Petani Betek Mojoagung, Perwakilan BNI wilayah 7 dan Pimca BNI Jombang, Perwakilan Forkopimda Jombang,  Kepala Dinas Pertanian Jombang, Forpimcam Mojoagung. Bertempat di Desa Betek Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang. Selasa (17/1/2023)

Presiden Direktur Utama/pemilik PT Maxxi Agri Tani Indonesia Jemmy Eka Putra menyampaikan Indonesia di kenal dengan negara Agraris, setiap  tahun ada penambahan penduduk 3 juta sedangkan pengurangan lahan pertanian ini suatu tantangan yang sangat besar kedepannya

caption foto : Wabup Sumrambah bersama para pejabat yang hadir saat meninjau lokasi pabrik

“Kedepan ada peningkatan hasil produksi panen sebagai salah satu langkah kami untuk bekerja sama dengan para mitra Maxxi tehnologi suatu gerakan operasi tani kami bina mengunakan alat yang baik dan penanamannya pengendalian hama sampai panen,” ungkapnya. 

Oleh karena itu, maka kita semua harus bekerja bersama memikirkan bagaimana supaya ada peningkatan produktivitas lahan, peningkatan hasil panen setiap per segi lahan. Kalau tidak, pangan tidak cukup, para kedaulatan pangan dan ketahanan pangan itu akan menjadi suatu tantangan yang besar. 

Sebagai salah satu langkah-langkah kami makan ditahun 2021 jadi sekitar 1 setengah tahun yang lalu, kami bekerja dengan para mitra Maxxi melalui perusahaan Melditani Teknologi. Kami bekerja sama untuk melakukan pengagurakan bersama potensi tani dari awal sampai akhir. Kami bina mulai dari penggunaan alat untuk mengelola tanah yang baik, kemudian pemilihan benih yang baik, penanamannya, sampai dengan pengendalian hama dan penyakit terpadu lainnya. 

“Di Jombang sudah kami kerjakan dan akan terus kami kembangkan. Saat ini ada 7000 petani se Jatim dan Jateng yang sudah kita kaloborasi bekerja sma di bidang pertanian dan pemikiran kedepan daerah mana yang kami kembangkan tentunya kita arah kan di Jombang kami kerjakan berjalan dengan tepat dan  saat ini kami siap memproduksi langkah awal,” terang Jemmy.  

Sementara itu Staf Ahli Kejaksaan Agung Ade Eddy Adyaksa menyampaikan unching maxxi yang berada di Desa Betek Mojoagung, Jombang mudah mudahan kedepan hasil bisa tercapai. Misinya sejak awal yakni mengembangkan hasil pertanian apa yang kita lakukan bisa tercapai. Ketahanan pangan tahun pertahun menjadi topik yang sangat luar biasa kita menengok kembali lahan pertanian nenek moyang pada kerajaan Mojopahit kita menentukan pilihan lokasi  pertanian tanah di Indonesia  yang sangat potensi strategis dunia untuk pangan 

“Kenapa stok ketahanan pangan sangat penting kita bagaimana bisa memenuhi stok pangan Indonesia karena pangan sangat pengaruh ketahan pangan maxxi AGRI dapat ikut peran serta meningkatkan hasil pangan Indonesia dan ketahanan pangan. Bagaimana tim wock dari Maxxi, produsennya harus solid tentunya bagaimana sistim menejemen dengan baik sehingga dapat tercapai dalam waktu singkat peran yang sangat penting dalam ketahanan pangan di Indonesia,” jelasnya.

Di tempat yang sama Wakil Bupati Jombang Sumrambah mengajak masyarakat berjuang di sektor pertanian ini sangat penting dalam ketahanan pangan karena petani adalah penyangga tiang di Indonesia. Untuk itu, harus dikembangkan para petani menuju petani makmur. Pertanian kita sudah bangkit sudah maju dengan doa kita bersama perusahaan ini bisa menjadi sukses semakin eksis di bidang pertanian.

“Lahan sawah pertanian kita kurang lebih dengan angka 3,5 juta hektar ini yang berbahaya. Komunitas lahan kita rata-rata 0,25 hektar kalau kemudian kita tidak berjibaku bersama antara hulu hilir untuk kemudian kita komputasikan makan 0,25 hektar tidak akan pernah mencukupi kebutuhan hidup para petani. Oleh karena itu, mumpung ketemu dengan para pelaku bisnis pertanian saya katakan untuk bisa menjamin kelangsungan hidup kita bersama,” tegasnya.

Sumrambah menyampaikan terimakasih  BNI Jombang sudah meminjamkan  270 miliyar untuk petani dengan bunga rendah 0,02 % untuk menuju pertanian makmur. Kami berharap Maxxi Agri Tani akan menjadi pertanian makmur. Itu sudah berjalan, bukan hanya Jombang saja tetapi juga dengan BNI. Di beberapa kabupaten Nganjuk, Jember, Tulungagung. Berharap seluruh Jawa timur sudah KTM, BNI, Maxxi Agri. “Semoga pertanian bisa bangkit, tidak bisa hanya petani saja harus  juga ikut serta dalam proses menjadi bagian bangkitnya petani,” pungkasnya. (lis)