Caption Foto : Perwakilan Yayasan Pulung Kurawa Surabaya saat meresmikan SPPG Grogol

mediapetisi.net – Upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat terus digencarkan pemerintah melalui berbagai program strategis. Salah satunya diwujudkan dengan peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Dempok Desa Grogol Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Kamis (23/4/2026)

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Bambang Heriyanto Perwakilan Yayasan Berkah Pulung Kurawa. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Kepala SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Grogol Muhammad Saprun menyampaikan bahwa program MBG mendapat respons tinggi dari masyarakat. Ia menyebut, banyak warga yang menantikan kapan program tersebut bisa dirasakan secara langsung.

“Antusiasme masyarakat sangat besar. Setiap turun ke lapangan, bahkan di media sosial, pertanyaan yang muncul selalu seputar kapan program ini bisa diterima,” terangnya.

Untuk itu, untuk memenuhi MBG di satuan pendidikan desa Grogol hari ini diresmikan SPPG. Sedangkan untuk operasional akan dilaksanakan hari Senin 27 April 2026 penerima manfaat tahap awal ini sekitar 851.

Penerima manfaat tersebut dari Lembaga Pendidiikan diantaranya RA Muslimat Dempok 2, RA Muslimat Nurul Iman, RA Muslimat 1 Grogol, PAUD Harapan Ibu, MI Nurul Imam, MTS Nurul Iman dan SMK Al Kautsar

“Selain itu, saya sebagai kepala SPPG minta dukungan doa kepada seluruh unsur pemerintah, Kepolisian, TNI maupun masyarakat untuk membantu melancarkan program Bapak Presiden Prabowo makan bergizi gratis,” harap Saprun.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pulung Kurawa Bambang Heriyanto sebagai penyedia fasilitas menyampaikan, makan bergizi gratis itu merupakan hak seluruh siswa-siswi, ibu hamil ibu menyusui balita harus merata dengan harapan SPPG yang dikelola bisa memenuhi penerima manfaat MBG.

“Awal-awal untuk penyediaannya tidak sampai 1000 karena targetnya semua mungkin bisa terbagi. Adapun belum maksimal karena menyesuaikan kesiapan dengan petugas yang aktif 27 relawan bisa beraktifitas. Selain itu, stabilitas dan mengutamakan kenyamanan,” jelasnya.

Selain itu, rogram ini juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat, termasuk melibatkan ibu rumah tangga dalam operasional dapur SPPG.

“Kami berharap MBG yang disalurkan kepada penerima manfaat, makanan yang terbaik dan bisa memenuhi gizi dan berjalan lancar juga bisa langgeng,” pungkasnya. (yn)