Caption Foto : Gubernur Khofifah saat melihat pembuatan manik manik Plumbon Gambang Gudo

mediapetisi.net – Didampingi Bupati Jombang, Anggota Komisi IV DPR RI, Direktur Bank Jatim, Kepala Bapenda Prov, Kadiskop Prov, Sekda, Direktur BUMD dan Kepala OPD serta Forkopimcam Gudo, Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa meninjau UKM pengrajin manik manik di Desa Plumbon Gambang Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang. Sabtu (12/2/2022)

Gubernur Khofifah mengatakan Manik Manik Gudo Jombang tersebut merupakan produk warga desa sudah menembus pasar ekspor yakni Benua Asia juga Eropa. Sedangkan untuk pasar nasional, produk manik-manik berupa kalung, gelang, bros, dan aksesoris ini menjadi favorit turis Bali dan Martapura.

“Ini menarik, motif yang ada di manik-manik ini bukan dicat lho. Tapi dibentuk saat meleburkan dan membentuk manik di atas api, ratusan tahun motif ini tidak akan rusak,” terangnya.

Khofifah menyempatkan diri untuk melihat langsung proses produksi yang ada di belakang rumah usaha milik Suloso. Beberapa pengrajin sudah siap di atas api yang membara, dan meleburkan batangan limbah kaca dan beling yang tebalnya sekitar dua milimeter. Limbah kaca itu dibentuk menjadi bulatan manik. Motif dan warna juga dibuat dengan kaca yang lain yang memiliki warna tertentu.

“Sedangkan motif dalam setiap manik dibuat masing-masing pengrajin di atas api yang membara. Manik – manik ini produk rumahan yang kreativitasnya tinggi.  Untuk itu, Kami memasukkan kampung manik-manik di Jombang jadi calon desa devisa karena telah memenuhi kriteria keseluruhannya yaitu produk milik sendiri punya keunikan punya pasar ekspor dan dilakukan oleh banyak orang di satu desa dan adanya kelompok. Kalau ini menjadi desa devisa maka akan dibantu desainernya, dibantu pembiayaannya dan dibantu akses pasarnya,” harapnya.

Sebagai informasi, Desa Devisa sendiri merupakan program pendampingan yang digagas Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berbasis pengembangan masyarakat atau komunitas (community development). Program Desa Devisa memberi kesempatan bagi wilayah yang memiliki produk unggulan berorientasi ekspor untuk mengembangkan potensi secara ekonomi, sosial dan lingkungan bagi kesejahteraan masyarakatnya

“Saya mengusulkan ke Lembaga Pembiayaan Eksport Indonesia (LPEI) Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang menjadi Desa Devisa. Karena desa ini punya keunikan dan sangat otentik. Produk yang dihasilkan terbukti diminati pasar Asia dan Eropa sehingga sangat memenuhi syarat menjadi Desa Devisa yang tengah kita usulkan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua APMA (Asosiasi pengusaha manik-manik dan aksesoris) Gudo Suloso menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur yang telah mengunjungi pengrajin yang ada di Desa Plumbon Gambang Kecamatan Gudo. Pengrajin manik – manik sangat senang karena usaha manik – manik warga desa Plumbon Gambang diusulkan jadi calon desa devisa

“Kami berharap apa yang diusulkan dan diusahakan oleh Ibu Gubernur Khofifah untuk pelaku usaha di Desa Plumbon Gambang Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang ini bisa segera terlaksana sehingga warga bisa lebih sejahtera,” pungkasnya. (lis)