Caption Foto : Bupati Jombang saat membuka Workshop Kesehatan di Pendopo Kabupaten Jombang

mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan Workshop Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke – 57 dengan tema “Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku,” dibuka oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab. Dengan materi kenali dan cegah penyakit ginjal kronis yang disampaikan oleh dr. Agatha Maharani Sp. PD. dan Evi Cahyanistyas, DH, SGZ, RD dari RSUD Jombang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten 1, Kepala Dinkes, Direktur RSUD, Kepala Puskesmas di Kabupaten Jombang, Muslimat, Fatayat, Aisyiyah, Dharma Wanita, Bhayangkari, PKK dan Persid. Bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang. Kamis (18/11/2021)

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyampaikan terima kasih pada panita Hari Kesehatan Nasional yang telah menyelanggarakan sosialisasi kepada para ibu yang tergabung di Ormas terkait penyakit ginjal. Penyakit ginjal merupakan salah satu penyakit yang perlu mendapatkan perhatian khusus terutama di dalam masa pandemi. Oleh karena itu masyarakat tetap perlu menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit dengan tetap patuhi protokol kesehatan. Sehingga di kabupaten Jombang tidak ada hari tanpa vaksinasi sampai petugas melakukan vaksinasi dor to dor vaksinasi untuk lansia belum sampai 70 %, kalau vaksinasi umum sudah mencapai 73%. 

“Untuk ibu-ibu semuanya saya sampaikan terima kasih atas partisipasi dan semangatnya karena sudah mengajak masyarakat dan lansia melakukan vaksinasi. PPKM Jawa Bali yang sudah masuk level 1 tingkat kabupaten ada dua yakni Kabupaten Jombang dan kabupaten Lamongan sementara untuk tingkat kota sudah keseluruhan mencapai level 1. Meskipun PPKM sudah mencapai level 1 dan sudah diperbolehkan mengadakan kegiatan tetapi dengan kapasitas 70% namun semuanya harus tetap mematuhi dan menjaga protokol kesehatan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Asisten 1 Purwanto menyampaikan dasar pertimbangan pelaksanaan workshop kesehatan HKN ke 57 didasari oleh beberapa hal diantaranya gagal ginjal kronis yang merupakan suatu kondisi ketika fungsi ginjal menurun secara bertahap yang mengakibatkan kerusakan jaringan ginjal dan kerusakan ginjal dipicu oleh penyakit jangka panjang seperti diabetes tekanan darah tinggi asam urat dan lain sebagainya. 

“Sementara ini di Kabupaten Jombang menurut data dari Dinas Kesehatan kabupaten Jombang bahwa ada frem kenaikan jumlah kasus diabetes tekanan darah tinggi dan asam urat yang mana penyakit-penyakit tersebut dapat berubah menjadi komplikasi dan menjadikan penyakit gagal ginjal kronis. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Jombang merasa berkewajiban untuk memberitahu dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Jombang untuk melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap terjadinya komplikasi baik secara langsung maupun tidak secara langsung,” terangnya.

Sedangkan sasaran kegiatan workshop kali ini adalah ibu-ibu dari seluruh organisasi masyarakat karena mereka merupakan kunci dari masyarakat yang merupakan rumpun masyarakat memiliki massa harapannya dengan adanya workshop ibu -ibu bisa menyebarluaskan dan menyampaikan kepada massanya keluarganya dan sekitarnya.  

Untuk melakukan pencegahan dan upaya – upaya pencegahan sejak dini terhadap penyakit – penyakit yang rawan menuju gagal ginjal kronis. Oleh karena itu dengan pencegahan sejak dini secara mandiri oleh masyarakat nantinya diharapkan dapat meredakan gejala dan pencegahan agar penyakit ini tidak bertambah lebih buruk sehingga tidak bisa dikeluarkan dari tubuh.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati hari kesehatan nasional tahun 2021 yang dikomandani oleh Direktur RSUD Jombang sebagai ketua panitia dan dan sekaligus sebagai media informasi dan edukasi tentang pencegahan gangguan gagal ginjal kronis kepada masyarakat serta untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kemampuan serta keterampilan masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan gagal ginjal kronis. Untuk itu, mulai sejak dini secara mandiri dengan membiasakan perilaku hidup bersih sehat dan mengontrol penyakit yang dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit gagal ginjal kronis untuk mendukung terwujudnya masyarakat Jombang yang sehat jasmani rohani menuju Jombang yang berkarakter dan berdaya saing,” jelas Purwanto.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan drg. Budi Nugroho mengatakan vaksinasi untuk ibu hamil memang kelompok rentan  yang harus kita maksimalkan. Perjuangannya adalah untuk melindungi lansia minimal 60% dan batas minimal juga sudah dilampaui seterusnya kita akan fokus peningkatan vaksinasi secara keseluruhan. Kalau jumlahnya sebanyak 1.019.942 maka sasaran yang harus divaksinasi ditambah dengan usia 1 sampai 12. Kalau vaksinasi dosis 1 sudah sampai 79 % tetapi untuk dosis 2 masih dibawah 60 % yang kira-kira selisihnya 200 ribuan.

“Target vaksinasi ini selalu kita kerjakan yang minimal targetnya mencapai 70% di dosis 1 dan dosis 2. Kalau sudah 70% masyarakat terlindungi maka apabila nantinya ada penyebaran lagi penyebaran tersebut tidak akan berantai, karena yang sudah memiliki imunitas hasil dari vaksinasi sudah tidak berpotensi untuk menularkan atau tertular,” terangnya.

Pembahasan tentang ginjal di HKN ke 57 karena sekarang usia kehidupan memanjang kira-kira sampai 74 tahun lebih yang artinya kita tidak mengabaikan kelompok lansia yang seolah-olah dianggap tidak produktif, semakin tidak produktif apabila penyakit degeneratifnya menonjol.

“Maka dari itu resiko dari gagal ginjal ini banyak di usia lansia,makanya kita hadirkan karena ini juga bagian dari masyarakat perilaku hidup bersih dan sehat. Sudah pasti yang kita lakukan sebagai kegiatan mengarah pada penyadaran masyarakat terutama di pandemi covid 19. Selain itu, protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan dan perlindungan kita kepada masyarakat akan terus berlanjut,” pungkasnya. (lis)