Caption Foto : Perwakilan Dinkes Jombang bersama Kepala dan Tim BLUD Puskesmas Mayangan, Kades dan Pengasuh Ponpes Nurul Qur’an

mediapetisi.net – Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang melalui BLUD Puskesmas Mayangan melaksanakan Lokakarya Pesantren Sehat dalam rangka pembentukan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) di  pondok pesantren Nurul Qur’an Jogoroto Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang. Sabtu (30/10/2021)

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Perwakilan Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Kepala dan Tim BLUD Puskesmas Mayangan, Kepala desa Jogoroto, Pengasuh pondok pesantren Nurul Qur’an serta 11 santriwan dan 11 santriwati. 

Perwakilan Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Rahayu Wijayanti, SKM., M.Kes menyampaikan Poskestren merupakan salah satu wujud Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) di lingkungan pondok pesantren, dengan prinsip dari, oleh dan untuk warga pondok pesantren, yang mengutamakan pelayanan promotif (penyuluhan) dan preventif (pencegahan) tanpa mengabaikan aspek kuratif (pengobatan) dan rehabilitatif (pemulihan kesehatan), dengan binaan Puskesmas setempat. 

Sedangkan tujuan dibentuknya Poskestren untuk mewujudkan kemandirian masyarakat pondok pesantren guna mengenali masalah kesehatan di pondok pesantren Nurul Qur’an dengan melakukan langkah-langkah pencegahan termasuk mengembangkan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) di pondok pesantren nurul qur’an, serta mengatasi kesehatan secara mandiri.

“Poskestren juga mengajak masyarakat pondok pesantren Nurul Qur’an untuk membudayakan GERMAS (gerakan masyarakat hidup sehat) melalui berbagai upaya diantaranya makan buah dan sayur, serta melakukan aktivitas fisik. Tak lupa juga untuk mengajak seluruh masyarakat pondok pesantren Nurul Qur’an agar tetap menjaga protokol kesehatan,” ungkapnya.

Menurut petugas Promosi Kesehatan BLUD Puskesmas Mayangan Firdy Rama Permana Putra S.Tr.Kes, sebelum melakukan pembentukan poskestren ada rangkaian kegiatan yang sudah di jalankan, diantaranya melakukan survei mawas diri pondok pesantren, melakukan musyawarah masyarakat pondok pesantren, menyusun rencana kegiatan, mengesahkan secara bersama rencana kegiatan, serta melakukan penandatanganan SK Poskestren. 

Untuk itu, perlu dilakukan kegiatan  Lokakarya Pesantren Sehat di Ponpes Nurul Qur’an tersebut. Sedangkan pelaksanaan sudah ada koordinasi yang baik antara petugas Puskesmas Mayangan bersama tim dari Dinas Kesehatan. Lokakarya secara umum meningkatkan peran serta masyarakat Pondok Pesantren untuk mewujudkan Pesantren Sehat.

Tujuan khususnya untuk memfasilitasi Puskesmas dan Pondok Pesantren dalam mewujudkan Pondok Pesantren Sehat, meningkatkan kapasitas Petugas Puskesmas, Pengelola Pondok Pesantren dan Santri Husada/ kader Poskestren.

Survey Mavas Diri (SMD) dan Musyawarah masyarakat Pondok (MMP) dengan mencari masalah, memprioritaskan masalah dan membuat draf rencana kegiatan untuk bahan Musyawarah Masyarakat Pondok Pesantren . Setelah itu Out put yang dihasilkan dari lokarya Pondok Pesantren dengan terbentuknya Poskestren dengan adanya surat keputusan (SK) pembentukan Poskestren.

“Kami berharap Poskestren bermanfaat bagi masyarakat pondok dan masyarakat sekitar, sehingga santri & semua akan menjadi sehat, hasil ahirnya cepat dapat berproses dalam menghafal Al-Quran.  Kepada semua yang hadir agar membentuk tim yang solid di tingkat Puskesmas dan desa supaya program Poskestren berjalan sesuai dengan harapan, yaitu santri sehat tanpa penyakit dapat belajar tanpa halangan,” pungkas Firdy. (lis)