Caption Foto : Direksi dan General Manager bersama jajaran Manager PG Tjoekir saat meninjau proses awal giling tebu

mediapetisi.net – PTPN X Pabrik Gula Tjoekir Kabupaten Jombang mengawali buka giling pada tanggal 4  Juni 2021 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir dan jaga jarak.

General Manager PTPN X Pabrik Gula Tjoekir Kabupaten Jombang Zaenal melayani giling tebu petani dengan optimal dan mewujudkan kualitas gula hasil tebu. Karena masih pandemi Covid-19, para pekerja tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat dan ada beberapa titik tempat mencuci yang disediakan oleh pihak PG Tjoekir.

“Karena masih pandemi Covid-19, pihak PG Tjoekir tidak mengadakan kegiatan yang mengundang kerumunan seperti Nayup (pasar rakyat), jalan sehat, pertunjukkan wayang dan lainnya. Kami hanya melakukan tasyukuran buka giling ini dengan potong tumpeng dan doa bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, target produksi tebu Pabrik Gula Tjoekir tahun 2021 sebanyak 415.217, 7  ton yang nantinya akan menghasilkan gula sebanyak 32.641 ton dengan target rendemen 7,85. Selain itu, untuk target rendemen sebesar 7,85 dengan harapan capaian target tersebut harus memenuhi bahan baku tebu kualitas baik, bersih segar masak dari usia tanam.

“Jenis tebu juga ada pengaruh pada masa masak, dengan usia tebu mencapai 12 bulan panen untuk masak awal, sedangkan jika masak akhir giling, tebu bisa bertahan sampai 16 bulan panen,” terang Zaenal.

Tidak hanya itu, Pabrik Gula Tjoekir sendiri juga menata petani mulai masa tanam tebu dan masa tenang, karena masing -masing petani tebu memiliki karakter masing – masing. Sedangkan komponen mesin sebelum giling juga diganti baru  dan sdh diawali sistim tes (uji coba peralatan) pada tanggal 29 Mei 2021, pungkas Zaenal. (lis)