Caption Foto : Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Jombang Masduki Zakaria saat ditemui di ruang kerjanya

mediapetisi.net – Menindak lanjuti instruksi Dirjen Dukcapil Kemendagri, semua pelayanan online Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jombang ditutup sementara waktu sebab ada beberapa sistem yang harus diperbaiki dan sistem – sistemnya disamakan persepsinya.

“Ada beberapa sistem yang harus diperbaiki untuk mengantisipasi agar tidak seperti kasus nya BPJS dan sistem sistem nya di samakan persepsi nya dalam menggunakan jaringan karena masih ada beberapa dukcapil di Kabupaten kota yang ada di Indonesia ini masih menggunakan jaringan internet, Alhamdulillah di Kabupaten Jombang sudah menggunakan saluran private internet jadi insyaallah aman,” Jelas Masduki Zakaria Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jombang saat ditemui di ruang kerjanya. Jum’at (4/6/2021)

Masduki juga mengatakan, Dukcapil kabupaten kota di Indonesia masih ada yang menserver data langsung tembak ke server pusat tidak menggunakan server lokal, sedangkan di Kabupaten Jombang masih menggunakan server lokal yang kemudian dikelola terlebih dahulu setelah itu baru dikirim ke server pusat.

“Maka dari itu pelayanan online akan diperbaiki terlebih dahulu servernya secara nasional karena di khawatirkan ada penumpang gelap yang masuk ke server, insyaallah kami akan berupaya agar minggu depan pelayanan online sudah bisa di buka kembali, dan menurut saya Dukcapil di Kabupaten Jombang tidak banyak pengaruhnya, karena pelayanan sudah bisa di masing – masing kecamatan,” terangnya.

Selama pelayanan online ditutup sementara, Pelayanan Dispendukcapil  dilakukan sebagaimana biasanya dan apabila terjadi pelonjakan jumlah pemohon maka dispendukcapil akan membatasi pelayanannya yakni membatasi nomor antrian pelayanan.

“Alhamdulillah tutupnya pelayanan online yang sementara ini tidak begitu berdampak, dan kami harap kepada  masyarakat dengan dibukanya pelayanan di kecamatan upayakanlah untuk memanfaatkan pelayanan terdekat tersebut,” papar Masduki.

Tidak hanya itu, Dispendukcapil juga menyediakan pesan WhatsApp pengaduan yang kemudian akan di rapatkan guna evaluasi dari pengaduan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah mau mengirimkan pesan pengaduan, sehingga kami bisa mengevaluasi untuk menutupi kekurangan tersebut, kami pun berupaya untuk membatasi gerak dan berusaha untuk mengurangi gerak dari jasa calo,” pungkas Masduki. (lis)