Kapolres Jombang Gelar Penandatanganan Nota Kesepahaman Penerimaan Polri Tahun 2021

Caption Foto : Waka Polres bersama Kepala Disdikbud, Dispendukcapil, Kadis Cabdin. Prov, Kemenag usai menandatangani MoU

mediapetisi.net – Polres Jombang menggelar Penandatanganan Nota Kesepahaman (Mou) Penerimaan Anggota Polri terpadu (Akpol, Bintara dan Tantama Polri tahun 2021). Dihadiri Pejabat Utama Polres Jombang, Kadispenduk Capil, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Kepala Kemenag Jombang, Ketua LSM Lakpesdam NU Jombang serta Undangan. Bertempat di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara Polres Jombang. Rabu (24/3/2021)

Kapolres Jombang yang diwakili Wakapolres Kompol Ari Trestiawan mengatakan, Penandatangan Nota Kesepahaman dilaksanakan dalam rangka penerimaan anggota Polri dengan prinsip seleksi “BETAH” (Bersih, Transparasan, Akuntabel, Humanis) yang dilaksanakan secara terpadu mulai tanggal 19 Maret 2021 s/d 01 April 2021.

“Kami juga mengundang bapak/ibu sekalian untuk bekerjasama dan melaksanakan pengecekan persyaratan administrasi serta pengawasan sesuai kewenangan masing-masing, supaya tidak ada kekeliruan berkaitan dengan data identitas maupun persyaratan adminstrasi yang diperlukan Casis Polri,” ujarnya.

Penandatangan nota kesepahaman dengan instansi terkait, menandakan bahwa Polri siap melaksanakan rekruitmen dengan baik tanpa ada KKN. Berbagai aturan dalam rekrutmen ini telah disusun oleh panitia pusat, diantaranya bahwa dalam setiap tahapan seleksi tidak dipungut biaya (gratis). Namun banyak desas desus atau rumor di masyarakat bahwa jika ingin lulus menjadi anggota Polri, maka harus menyediakan sejumlah uang. 

Tentunya hal tersebut tidaklah benar, karena dalam proses penerimaan anggota Polri ini menggunakan anggaran negara serta apabila calon anggota Polri telah memenuhi standar kelulusan, maka insya allah akan lulus menjadi anggota polri tanpa harus membayar kepada oknum panitia atau pun perantara yang menawarkan jasa bisa membantu kelulusan. 

Bagi para calon anggota Polri yang utama harus belajar, berlatih dan berdoa. jika ini terpenuhi maka insya allah akan lulus dalam proses seleksi ini. Polres Jombang akan berkomitmen dan berupaya semaksimal mungkin, bahwa dalam setiap proses penerimaan anggota Polri dapat dilaksanakan sesuai anturan yang berlaku.

Kapolres Jombang juga berharap, dengan adanya kerja sama dengan dinas atau instansi terkait, bisa membantu mensosialisasikan bahwa penyelenggaraan penerimaan Polri besih dan transparan.

“Kita mempunyai prinsip tes yaitu bersih, transparan, akuntabel dan humanis termasuk clean dan clear. Dalam proses seleksi tidak ada sponsorship, tidak ada titip-titipan, sehingga semua diperlakukan sama”, pungkasnya. (lis)