Caption Foto : Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin saat meninjau lokasi rencana pembangunan Yonif TP
mediapetisi.net – Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan Brigif dan Batalyon Infantri Teritorial Batalyon Infanteri (Yonif) Teritorial Pembangunan (TP) di Dusun Sukorejo, Desa Grobogan Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Kamis (4/6/2026)
Penetapan lahan seluas 86,49 hektare di Desa Grobogan sebagai lokasi pembangunan Yonif TP merupakan hasil dari serangkaian kajian dan verifikasi yang dilakukan bersama tim Kementerian Pertahanan. Setelah dilakukan peninjauan dan evaluasi oleh tim Kementerian Pertahanan.
Mayjen TNI Rudy Saladin menilai lahan yang berstatus Kawasan Hutan Tidak Produktif (KHTP) milik Perhutani KPH Jombang ini sangat layak untuk dikembangkan menjadi markas militer baru. Sehingga menetapkan lokasi strategis untuk pertahanan dan pengembangan wilayah keputusan menempatkan Yonif TP di Desa Grobogan dinilai memiliki keunggulan yang lebih komprehensif.
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menyampaikan, lokasi tersebut memiliki nilai strategis yang tinggi, baik dari sisi pertahanan maupun pengembangan wilayah. Lokasi ini sangat premium dan bagus. Secara geospasial juga cukup bagus. Jarak ke kampung sekitar juga dekat sehingga saya tinjau dan setujui lokasi ini,” ungkap Rudy.
Rudy menargetkan pembangunan tahap pertama (Termin I) dapat diselesaikan pada pertengahan Juli 2026. Pada tahap awal tersebut, sejumlah fasilitas utama harus sudah berdiri, meliputi 4 Barak, 5 Rumah PVC Type 45, Gudang Munisi Kaliber Kecil (MKK) dan Dapur aula serbaguna
“Fasilitas tersebut dipersiapkan untuk menyambut kedatangan pasukan yang dijadwalkan akan datang sekitar tanggal 26 Juli nanti,” ujarnya
Lebih lanjut, Pangdam menjelaskan bahwa pembangunan Yonif TP Grobogan merupakan bagian dari program pembangunan batalyon teritorial nasional tahap keempat. Pada tahap ini, terdapat 17 batalyon yang dibangun di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Jombang.
Keberadaan Yonif TP di berbagai daerah terbukti memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat sekitar. Selain memperkuat sistem pertahanan negara, kehadiran satuan baru juga mampu menggerakkan perekonomian lokal melalui tumbuhnya berbagai sektor usaha masyarakat.
“Dari semua yang sudah beroperasi, dampaknya luar biasa bagi masyarakat sekitar. Ekonomi menjadi bagus dan menggeliat sehingga UMKM berkembang. Karena program pembentukan Batalyon yang di canangkan oleh Bapak Presiden melelui Meteri Pertahanan ini sangat strategis karena nantinya akan memberikan dampak positif, khususnya dalam meningkatkan pertumbuhan dan perputaran ekonomi masyarakat di wilayah sekitar,” harap Rudy.
Koordinasi dengan pemerintah Kabupaten, desa dan masyarakat sekitar terus dilakukan sejak tahap perencanaan. Hal ini penting mengingat lahan yang akan digunakan selama ini turut dimanfaatkan oleh warga dari Desa Grobogan.
“Terima kasih kepada Bupati Jombang Abah Warsubi beserta Forkopimda, Forkopimcam, pemerintah desa, Perhutani, tokoh agama, dan tokoh adat atas dukungan yang diberikan demi kelancaran pembangunan Yonif TP ini,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyampaikan bahwa Polres Jombang sampai dengan saat ini selalu berkolaborasi dan bekerja sama serta mendukung terkait pembangunan Brigif dan Batalyon Infantri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Grobogan Kecamatan Mojowarno tersebut, pungkasnya. (yn)










