Caption Foto : Miniatur Kapal Layar Hasil Karya Warga Binaan Lapas Jombang

mediapetisi.net – Masih dalam semarak Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke – 60 Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Jombang kembali mengembangkan potensi warga binaan dalam pembinaan kemandirian pembuatan miniatur kapal layar. Rabu (24/04/2024)

Melalui Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Jombang melaksanakan pembinaan kemandirian kerajinan tangan berupa pembuatan miniatur kapal layar. Menurut Budi Mulyono, selaku Kasubsi Giatja, ”Pembuatan kerajinan miniatur kapal layar serta beberapa produk hasil karya warga binaan rencananya akan dipamerkan dalam memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke – 60 di Lapas Kelas I Surabaya,” terangnya.

Pembinaan kemandirian dilaksanakan diruang khusus bengkel kerja Lapas, dengan berbekal bahan limbah kayu, lem kayu serta beberapa alat pendukung. Kayu yang semula dianggap limbah, oleh warga binaan dijadikan kerajinan yang mempunyai nilai ekonomis. Dengan ketekunan dan ketelitian warga binaan sehingga berhasil membuat sebuah karya seni.

Diharapkan melalui pembinaan kemandirian ini bisa menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat untuk warga binaan setelah selesai menjalani masa hukuman, yang mana keterampilan tersebut belum tentu mereka (warga binaan) bisa dapatkan diluar Lapas.

Dalam kesempatan tersebut Kasie Binadik & Giatja RD Epa Fatimah menerangkan bahwa Pembinaan kemandirian ini tidak hanya mengajarkan keterampilan tetapi juga nilai-nilai kerja tim, ketekunan dan kreativitas. Miniatur kapal layar yang dihasilakn oleh warga binaan ini tidak hanya membanggakan tetapi juga mewakili potensi yang luar biasa dalam pembinaan kemandirian dan rehabilitasi di dalam sistem pemasyarakatan”.

Selaku Kalapas Jombang, Margono mengungkapkan, “Kami memberikan pembinaan dan pelatihan kepada warga binaan untuk mempersiapkan mereka agar bisa kembali bermasyarakat. Melalui keterampilan, dukungan mental dan emosional, serta program rehabilitasi yang holistik, agar warga binaan dapat membangun pondasi yang kuat untuk masa depan lebih baik”.

Hal ini sesuai arahan Kakanwil Kemenkumham Jatim Heny Yuwono, “Bahwa Pembinaan di lapas adalah kunci keberhasilan reintegrasi. Karena pembinaan dan pelatihan warga binaan di Lapas membangun masa depan, satu langkah pada satu waktu” tandasnya. (yr)