Caption Foto : Kepala Cabang Jasa Raharja Cabang utama Jawa Timur Eva Yuliasta saat dikonfirmasi

mediapetisi.net – Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur bersama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jatim meluncurkan program mudik bareng gratis bagi masyarakat.

Kepala Cabang Jasa Raharja Cabang utama Jawa Timur Eva Yuliasta menyampaikan, Jasa Raharja dan Dishub Provinsi Jatim menyiapkan 90 Bus, 3.600 kuota penumpang dengan tujuan mudik ke 17 rute.

“Rute tersebut meliputi, Trenggalek, Magetan, Madiun, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, Jember, Tuban, Sumenep, Bojonegoro, Bondowoso, Tulungagung, Nganjuk, Blitar (Jalur Malang), Blitar (Jalur Pare), Banyuwangi (Jalaur Situbondo) dan Banyuwangi (Jalur Jember),” terang Eva saat dikknfirmasi. Kamis (23/4/2023)

Jasa Raharja sendiri dalam hal ini berkontribusi sebanyak 12 unit Bus dengan 540 orang penumpang, dengan tujuan mudik Madiun 4 bus, Tulungagung 2 bus, Trenggalek 3 bus dan Ngawi 3 bus.

“Saya menilai program mudik bareng juga sebagai langkah strategis untuk memitigasi potensi risiko kecelakaan lalu lintas bagi pemudik. Dari survei yang ada, 73 persen yang mengalami laka lantas adalah roda dua,” jelas Eva.

Dengan program mudik bareng tersebut, menurut Eva dapat mengalihkan pemudik pengguna kendaraan roda dua ke moda angkutan yang lebih aman dan nyaman. Eva juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan mudik, khususnya yang akan menggunakan kendaraan roda dua, agar dapat memanfaatkan program mudik bareng ini sehingga lebih aman dan nyaman.

“Kami berharap dengan program mudik bareng gratis 2023, perjalanan mudik masyarakat menjadi aman, nyaman dan penuh berkah,” harapnya.

Terkait santunan kecelakaan lalu lintas, Eva menyampaikan Jasa Raharja Cabang Utama Jatim selama 2022 telah menyerahkan santunan sebesar Rp. 606.902.740.164 kepada 30.270 korban. Dengan rincian santunan meninggal dunia Rp. 264.783.000.000, dengan korban 5218 Korban dan santunan luka-luka Rp. 342.119.740.164 dengan korban 30.270 korban.

“Sedangkan untuk periode Januari sampai Maret 2023, Jasa Raharja telah menyerahkan santunan Rp. 155.656.896.394 dengan 7.765 korban. Untuk santunan korban meninggal dunia Rp. 65.041.000.000 dengan korban 1.267 korban, santunan Luka-luka Rp. 90.615.896.394 untuk 6.519 korban,” tandasnya. (hms/lis)