Caption Foto : Pengusaha H. Juliono saat membagikan zakat kepada warga
mediapetisi.net – Setiap Ramadan, ada sebuah tradisi pembagian zakat di Dusun Banggle yang dilakukan oleh pengusaha H. Juliono PT Sumber Lancar. Bertempat di kediamannya Dusun Banggle Desa Sukorejo Kecamatan Perak Kabupaten Jombang
Pembagian zakat mal oleh keluarga H Juliono digelar selama 5 hari berturut-turut, di kediamannya sejak pagi pukul 08.00 WIB, untuk masyarakat Desa setempat dan sekitar. Tampak ribuan orang antre dengan tertib untuk mendapatkan zakat tersebut.

Pengusaha H. Juliono menyampaikan, sebanyak 2.800 paket total keseluruhan zakat yang dibagikan kepada masyarakat Desa Sukorejo, Desa Cangkringrandu, Desa Plosogenuk dan Desa Temuwulan.
“Untuk hari ini sebanyak 1.400 paket zakat berupa (beras 5kg, dan gula). Serta, khusus. untuk warga Desa Sukorejo ditambah uang Rp 150.000, itu tidak sama dengan, desa lain, karena kami menghormati tanah kelahiran kami. Jadi intinya ada kasih lebih lah untuk tetangga,” terang H Juliono ketika dikonfirmasi. Rabu (11/03/2026).
H Juliono juga menyampaikan, pembagian zakat sengaja dibagi beberapa hari, dikhawatirkan terjadinya hal yang tidak diinginkan sehingga dibagi beberapa sesi. Karena, pihaknya antisipasi agar tidak berdesakan dan nanti khawatir ada orang pingsan atau apa gitu.
Antrean warga terlihat mengular lebih dari 200 meter. Para warga penerima zakat berbaris antre satu per satu dengan tertib membawa kupon yang sebelumnya sudah diberikan. Kemudian, warga masuk halaman rumah lewat pintu depan, dan keluar melalui pintu samping kediaman H Juliono.
Untuk menjaga tidak terjadi kericuhan, satpam perusahaan PT Sumber Lancar milik H Juliono dibantu sejumlah anggota Polisi ikut mengamankan jalannya pembagian zakat serta mengatur lalu lintas jalan.
“Alhamdulillah kami bisa berbagi, semoga pemberian kami bermanfaat kepada masyarakat dan kami diberi umur yang panjang, rezeki yang berkah barokah. Karena, hidup saya ingin bermanfaat untuk umat dan ini adalah murni zakat mal, tidak ada tendensi ke ranah politik,” pungkasnya.










