Captiion Foto : Waka Polres Kompol Christian Bagus Yulianto saat menyematkan tanda dimulainya operasi zebra semeru 2025

mediapetisi.net – Polres Jombang menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025 dipimpin oleh Wakapolres Jombang, Kompol Christian Bagus Yulianto, atas petunjuk Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan. Bertempat di lapangan Mapolres Jombang.

“Atas izin Bapak Kapolres, apel gelar pasukan Operasi Zebra Semeru 2025 sudah kita laksanakan,” terang Wakapolres Jombang, Kompol Christian Bagus Yulianto kepada sejumlah jurnalis usai kegiatan. Senin (17/11/2025)

Bagus menjelaskan, apel dan pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini juga melibatkan berbagai pihak, mulai Pemkab Jombang hingga unsur TNI dan elemen masyarakat.

“Kami dibantu stakeholder terkait, termasuk pemerintah kabupaten, jajaran TNI, dan komponen masyarakat lainnya,” jelasnya.

Menurut Kompol Bagus, Operasi Zebra Semeru 2025 di Jombang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025. Kegiatan ini digelar serentak mengacu pada instruksi Mabes Polri dan Polda Jatim.

Ada delapan sasaran utama dalam Operasi Zebra Semeru 2025, termasuk pelanggaran yang paling sering memicu kecelakaan lalu lintas.

“Ada 8 sasaran, mulai tidak memakai helm SNI, melawan arus, tidak memakai sabuk keselamatan, hingga pelanggaran over load dan over dimensi (ODOL),” jelas Bagus.

Bagus menegaskan, seluruh pelanggar lalu lintas akan dikenakan sanksi sesuai kategori. Sanksi diberikan mulai teguran edukatif, tilang elektronik (ETLE), hingga tilang manual untuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan fatalitas tinggi.

“Sanksinya mulai teguran sampai penilangan, baik manual maupun ETLE. Jika pelanggarannya masuk kategori yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, bisa dilakukan tilang manual,” tegasnya.

Selain itu, Operasi Zebra Semeru 2025 juga menjadi langkah Polres Jombang menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah setempat.

“Salah satu tujuan operasi ini untuk menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat,” pungkas Kompol Bagus. (yn)