Caption Foto : Pj Bupati Jombang bersama pimpinan DPRD saat menandatangani Berita Acara persetujuan Raperda APBD 2024 jadi Perda APBD 2024
mediapetisi.net – Rapat Paripurna DPRD penyampaian pendapat Bupati Jombang terhadap Nota Penjelasan DPRD tentang 2 Raperda Hak Inisiatif DPRD dan penandatanganan kesepakatan bersama Pj Bupati Jombang dengan pimpinan DPRD tentang program pembentukan peraturan daerah Kabupaten Jombang tahun 2024 serta penyampaian pendapat akhir fraksi – fraksi DPRD terhadap jawaban Bupati tentang Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mas’ud Zuremi.
Dihadiri Pj. Bupati Jombang, Wakil Ketua dan Anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Perwakilan Forkopimda, Asisten, Staf Ahli, Segenap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur BUMD, Direktur RSUD, Kabag dan Camat. Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jombang. Senin (13/11/2023)
Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Mas’ud Zuremi mengungkapkan sidang paripurna diselenggarakan untuk menetapkan APBD 2024. Dalam penetapan APBD 2024 itu, DPRD Jombang juga memberikan catatan-catatan untuk optimalisasi penggunaan APBD tahun depan.
“Perwakilan dari fraksi – fraksi DPRD menyampaikan pandangan akhir untuk memberikan masukan dalam penetapan APBD di tahun 2024. Sedangkan Raperda APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Jombang Jawa Timur tahun 2024 disetujui semua fraksi DPRD jadi Perda APBD 2024 dan ditetapkan sebesar Rp2,8 triliun,” jelasnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Jombang Sugiat menerangkan jika pihaknya punya komitmen penggunaan APBD 2024, yakni dilaksanakan dengan baik. Ada masukan dari DPRD nanti dijadikan masukan.
Sugiat menjelaskan jika APBD Kabupaten Jombang sudah ditetapkan Rp 2,8 Triliun dan itu memiliki skala prioritas. Diantaranya pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, pengendalian inflasi, mengenai infrastruktur, termasuk Pemilu dan juga Investasi.
“Masukan dari fraksi – fraksi DPRD memang ada, tetapi akan kita laksanakan dengan baik. Selain itu, masukan dari masyarakat harus kita implementasikan di lapangan,” tandasnya. (yg)










