Caption Foto : Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, dr. Elke Winasari AAAK saat menyerahkan penghargaan kepada Direktur RSUD Jombang dr. Ma’murotus Sa’diyah MKes
mediapetisi.net – RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Jombang kembali mengukir pretasi. Terbaru, rumah sakit yang berada di Jl KH Wahid Hasyim Jombang ini mendapatkat penghargaan dari BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan.
Direktur RSUD Jombang dr. Ma’murotus Sa’diyah MKes menerima penghargaan tersebut secara langsung. Sedangkan yang menyerahkan adalah Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, dr. Elke Winasari AAAK. Penghargaan tersebut diserahkan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto.
Penghargaan itu diberikan karena RSUD Jombang menduduki peringkat 1 Rumah Sakit Kelas B yang berkomitmen tinggi dalam meningkatkan mutu pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tahun 2023.
Direktur RSUD Jombang dr. Ma’murotus Sa’diyah MKes usai menerima penghargaan mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada seluruh jajaran BPJS Kesehatan yang sudah menilai dan memberi penghargaan kepada rumah sakit yang dipimpinnya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran direksi dan karyawan-karyawati RSUD Jombang yang telah bekerja keras melayani pasien dengan baik. Ini menjadi motivasi besar bagi kita untuk terus semangat melayani pasien, terutama para peserta JKN,” ungkap dokter Eyik panggilan akrab Direktur RSUD Jombang.
Lanjut dokter Eyik, penghargaan tersebut juga menjadi wujud terima kasih kepada masyarakat yang telah memilih RSUD Jombang sebagai pilihan ketika membutuhkan perawatan dan pengobatan. “Komitmen kami terus bersinergi dan berkolaborasi dengan BPJS untuk meningkatkan mutu pelayanan,” terangnya.
Menurut Dokter Eyik, RSUD Jombang selama berkomitmen mewujudkan enam janji layanan JKN. Diantaranya, menerima NIK/KTP/KIS digital untuk pendaftaran, serta tidak meminta fotokopi dokumen untuk pendaftaran.
Kemudian, RSUD Jombang juga memberikan pelayanan tanpa biaya tambahan, serta tidak melakukan pembatasan hari rawat. “Selanjutnya, kami memberikan pelayanan obat yg dibutuhkan dan terakhir melayani peserta dengan ramah tanpa diskriminasi. Itu yang selama ini yang kami lakukan,” tandasnya. (yr)










