Caption Foto : Wabup Sumrambah saat meninjau kesiapan Rumah Sehat Kecamatan Diwek

mediapetisi.net – Wakil Bupati Jombang Sumrambah meninjau kesiapan Rumah Sehat Kecamatan Diwek disambut oleh Camat Diwek Sudiro Setiono didampingi segenap Kepala Desa se kecamatan Diwek beserta Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kecamatan Diwek bertempat di SMP Negeri 1 Diwek Kabupaten Jombang. Kamis (29/7/2021)

Selain meninjau Rumah Sehat Wakil Bupati Jombang juga menyalurkan bantuan berupa satu set alat uap, ramuan tradisional dari bahan temu ireng dicampur minyak kayu putih untuk dihirup uapnya serta APD.

Wakil Bupati Jombang Sumrambah menyampaikan, Temu ireng memiliki kandungan yang efektif untuk merdekan asma. Selain meredakan asma, temu ireng juga berperan penting untuk mengatasi reumatik dan batuk. Salah satu manfaat temu ireng untuk kesehatan adalah mengeluarkan racun dalam tubuh. Kandungan antioksidan tinggi pada temu ireng berperan sebagai detoksifikasi yang mampu mengeluarkan racun dalam tubuh.

“Manfaat temu ireng yang tak kalah penting lainnya adalah meningkatkan kekebalan tubuh. Seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah maka akan mudah terserang penyakit. Sebaliknya, orang yang memiliki kekebalan tubuh yang kuat akan terhindar dari berbagai macam penyakit. Salah satu cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” ungkapnya.

Sementara itu kandungan antioksidan yang terdapat di dalam temu ireng berperan penting untuk menghasilkan berbagai radikal bebas yang akan masuk ke dalam tubuh. Selain itu, kandungan ini juga berfungsi efektif memperbaiki segala proses pertumbuhan dalam tubuh, jelas Sumrambah.

Di tempat sama Camat Diwek Sudiro Setiono menyampaikan, Sudah terdapat satu keluarga dari desa Cukir dengan total 4 orang terdiri dari bapak, ibu serta 2 anak yang melakukan Isolasi mandiri di rumah sehat Diwek mulai Selasa 27 Juli 2021 malam. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata memiliki riwayat jantung serta hypertensi tetapi tetap dipantau perkembangannya oleh pihak Puskesmas Cukir.

“Fasilitas Rumah Sehat sendiri mencakup kebutuhan menyeluruh seperti di rumah tetapi juga ada batasan lingkup. Sementara ada lima ruangan yang di fungsikan sebagai ruang isolasi dengan daya tampung 20 orang serta satu pos jaga, bila ada penambahan jumlah nanti akan ditambah lagi,” terangnya.

Sesuai dengan aturan Kemenkes masa isolasi minimal selama 10 hari setelah itu akan di lakukan test oleh tenaga medis untuk hasilnya menentukan perlu di isolasi lagi atau pulang. Sedangkan pengelolaan dana Rumah sehat sesuai dengan Surat dari Bupati melalui Sekda dikelola oleh BKAD, Sumber dananya berasal dari biaya untuk penanganan penanggulangan bencana biaya tak terduga setelah melalui tahap perencanaan dan diakhir nanti ada evaluasi. Besaran dananya untuk setiap Kecamatan berbeda.

Tenaga medis di Rumah sehat menggunakan sisten on call, tetapi setiap pagi dilakukan visit. Jika terjadi keluhan pasien bisa langsung menghubungi tenaga medis sewaktu-waktu, bila di perlukan akan segera silakukan tindakan medis

“Saya ucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati atas bantuan alat uap untuk terapi di Rumah Sehat, semoga dapat bermanfaat serta menekan angka persebaran Covid-19 di Kabupaten Jombang,” pungkas Sudiro. (azl)