Caption Foto : Antusias warga di stand dinas pertanian

mediapetisi.net – Rangkaian kegiatan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang Ke-112 telah diresmikan oleh Bupati Jombang Hj Mundjidah bersama Wakil Bupati Jombang Sumrambah dan Forkopimda di Pusdiklat Pramuka Kecamatan Ngoro pada acara Bulaga (Bupati dan Wakil Bupati Jombang Melayani Warga). Senin (3/10/2022)

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyampaikan Bulaga kali ini bertepatan dimulainya kegiatan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang ke 112. Dalam bulan Oktober 2022 Bulaga dilaksanakan 4 kali.

Bulaga dilaksanakan 3-4 Oktober 2022 di Kecamatan Ngoro, tanggal 10-11 Oktober 2022 di lapangan desa Losari Ploso, selanjutnya di Kecamatan Diwek tanggal 17-18 Oktober 2022 di lapangan Desa Pandanwangi. Kemudian di Kecamatan Sumobito tanggal 24-25 Oktober 2022 di lapangan kecamatan Sumobito. Bulaga juga akan diisi Pameran Buku. Khusus hari dirangkai dengan Khitan Cinta dari Baznas Jombang.

Hari Rabu – Jumat juga ada pameran UMKM untuk Kecamatan. Mulai 05 Oktober 2022 setiap Rabu malam juga mengadakan Sosialisasi Gempur Rokok ilegal dari OPD  Satpol-PP di kecamatan Ngoro, Ploso, Diwek, Sumobito dan satu lagi di Alun-Alun Jombang pada tanggal 13 Oktober 2022. 

“Terima kasih kepada seluruh Kepala OPD, BUMD, Perbankan dan semuanya saja yang telah hadir mengikuti pelayanan Pemerintah Kabupaten Jombang yang telah diboyong ke Ngoro. Ini semua adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Ada yang memanfaatkan pembayaran pajak, ada juga yang pendaftaran ke BPN terkait pendaftaran sertifikat tanah, ada administrator kependudukan, juga  konsultasi dan masih banyak lagi yang lainnya,” terangnya.

Mudah-mudahan kerjasama semua pihak dengan memberikan layanan jemput bola memberikan manfaat bagi masyarakat. Memperingati Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Jombang Ke-112 ini salah satu cara mensyukuri nikmat kesempatan untuk mengabdi bagi masyarakat dan Kabupaten Jombang.

“Melalui peringatan hari jadi ini pula, kita gunakan sebagai momentum untuk mengingat kembali bahwa setiap capaian pembangunan yang telah tercapai saat ini adalah berkat kerja keras para pendahulu kita,” tandas Bupati.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Much. Rony saat diwawancarai mengatakan ajang Bulaga ini dijadikan terobosan juga mengenalkan kepada masyarakat kepada Asosiasi Komoditas pertanian kecamatan Ngoro dengan hasil pertaniannya yang dilpusatkan di Sub Terminal Agribisnis. 

Selain itu ada BPP Ngoro yang bisa melayani konsultasi teknologi budidaya tanaman, pemgendalian OPT, teknologi peternakan, teknologi perikanan dan teknologi pembuatan  pupuk organik. Itu semua programnya dinas pertanian yang dijalankan oleh Balai Pelatihan Pertanian (BPP). 

“Jadi, hari ini program Bulaga, salah satunya adalah membuka praktek atau konsultasi melalui BPP Ngoro. Selain itu, teman-teman Agribis Ngoro yang selama ini sudah meng-eksis menampung produk-produk pertanian warga sekitar daerah Ngoro, juga dijadikan mitra di Bulaga. Ini semua binaan dari dinas pertanian,” ungkapnya.

Produk yang dipamerkan di stand tersebut merupakan hasil binaan dari dinas pertanian. Untuk produk pertanian seperti daun luntas, pisang, beras merah dan lainnya. Hal tersebut adalah unit-unit lembaga yang saat ini menjadi binaan dinas pertanian.

“Harapan saya, tentunya dari sisi hilirisasi suatu strategi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas yang kita miliki sehingga banyak dikenal oleh masyarakat, kemudian terjadi transaksi jual beli dan secara berkelanjutan, kemudian juga ada berkelanjutan baik dari asosiasi,” pungkas Rony. (lis)