Caption Foto : Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Warsubi saat menyerahkan bantuan paket daur ulang plastik

mediapetisi.net – Kelurahan Kaliwungu, Jombang, terus memantapkan posisinya sebagai pelopor lingkungan yang produktif. Melalui kegiatan “Pelatihan Pengolahan Sampah Plastik Berbasis Ekonomi Sirkular”, tumpukan sampah plastik yang selama ini menjadi persoalan lingkungan diubah menjadi peluang ekonomi baru bagi warganya.

Kegiatan ditandai dengan penyerahan Bantuan Paket Daur Ulang Plastik dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Yuliati Nugrahani Warsubi, didampingi Ketua 1 PKK Ning Ema Erfina Salmanudin, kepada Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kaliwungu Lestari, Shanti Ramadhani.

Bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Jombang dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus mendukung keberlanjutan Kelurahan Kaliwungu sebagai Kampung ProKlim Lestari. Melalui penerapan ekonomi sirkular, sampah kini tidak lagi dipandang sebagai limbah, melainkan sebagai sumber daya yang bernilai ekonomi tinggi.

Paket bantuan dari DLH Kabupaten Jombang ini dialokasikan ke dalam dua fasilitas strategis guna mengoptimalkan ekosistem daur ulang di Kaliwungu, antara lain, Paket Mesin Pencacah Plastik (Shredder). Fasilitas operasional ini ditempatkan di Kawasan ProKlim Lestari RW 003 dan dikelola oleh Ibu Murniatin Sunarto (yang akrab disapa Bu Narto) selaku Ketua TP PKK RT 007 RW 003. Tempat ini akan berfungsi sebagai pusat pencacahan sampah plastik yang dipasok dari unit-unit Bank Sampah di seluruh Kelurahan Kaliwungu.

Serta Paket Mesin Injeksi Plastik beserta Alat Cetak (Moulding). Fasilitas ini ditempatkan di Gedung Bank Sampah Induk Kaliwungu untuk digunakan secara bersama dan bergiliran oleh pengurus unit Bank Sampah. Di sini, hasil cacahan plastik akan dicetak menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi untuk mendukung pemberdayaan ekonomi warga.

Saat mendampingi prosesi serah terima, Ibu Murniatin Sunarto (Bu Narto) selaku perwakilan Kawasan ProKlim Lestari RW 003, tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan gembiranya atas realisasi bantuan yang memang sangat dinantikan warga ini.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan Paket Daur Ulang Plastik ini. Bagi kami warga Kaliwungu, bantuan ini bukan sekadar alat, tapi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap jerih payah warga yang selama ini konsisten memilah sampah. Terima kasih Ibu Yuliati Warsubi danĀ  DLH Kabupaten Jombang,” ujar Bu Narto dengan penuh semangat.

Bu Narto mengungkapkan bahwa kehadiran mesin pencacah dan mesin injeksi ini akan melipatgandakan semangat warga dalam mengelola lingkungan.

“Tantangan terbesar kami selama ini adalah keterbatasan alat. Dulu, botol plastik hanya dikumpulkan dan dijual utuh dengan nilai yang sangat minim. Sekarang, dengan adanya mesin shredder dan mesin cetak injeksi ini, kami bisa mengolahnya langsung menjadi produk jadi yang nilai jualnya jauh lebih tinggi. Ini peluang besar untuk menambah kas bank sampah RT sekaligus membantu perekonomian warga melalui ekonomi sirkular,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen lingkungan yang telah mengakar di Kaliwungu.

“Kalau selama ini sampah dianggap tidak bernilai, sekarang saatnya kita melihatnya sebagai sumber daya. Kami berharap KSM Kaliwungu Lestari bersama para kader lingkungan dapat memanfaatkan seluruh rangkaian mesin daur ulang ini secara optimal,” harapnya.

Predikat Kampung ProKlim Lestari yang disandang RW 003 harus terus melahirkan inovasi baru. Budaya memilah sampah harus kuat dari rumah, lalu diperkuat dengan teknologi tepat guna seperti ini di tingkat komunal. “Kami ingin Kaliwungu terus menjadi pusat pembelajaran dan contoh nyata bagi wilayah lain di Kabupaten Jombang dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, sekaligus produktif,” pungkas Yuliati.

Agar warga dapat mengoperasikan fasilitas baru ini secara mandiri dan berkelanjutan, pelatihan tersebut menghadirkan narasumber berkompeten dari Bank Sampah Induk Jombang untuk materi manajemen serta CV. Sederhana Teknik selaku pihak ketiga yang memproduksi mesin-mesin tersebut untuk pelatihan teknis operasional. (yn)