Caption Foto : Perwakilan dari Dinas Koperasi dan UM saat memberikan pelatihan

mediapetisi.net – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang fasilitasi pelatihan usaha mikro usulan prioritas Kecamatan di Desa Pagerwojo. Diikuti oleh 25 peserta pengusaha kue selama 3 hari di Balai Desa Pagerwojo Kecamatan Perak Kabupaten Jombang. Kamis (23/06/22) 

Seksi Pemberdayaan Mikro dan Data Dinas Koperasi Usaha Mikro Kabupaten Jombang, Winarko ketika dikonfirmasi menyampaikan, program fasilitasi pelatihan usaha mikro usulan prioritas kecamatan merupakan program usulan dari Kepala Desa melalui anggaran berkadang untuk prioritas dikecamatan atau desa. 

“Kebetulan Desa Pagerwojo waktu itu mengajukan usulan kegiatan pelatihan, karena mayoritas masyarakat memiliki usaha produk yang biasa disebut kue Malaysia. Sehingga dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang memfasilitasi pelatihan pembuatan kue tersebut mulai dari pembuatan kue, mem branding kue, dan menjual kue,” terangnya.

Selain itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang juga memfasilitasi dan memberi bantuan pada masyarakat pengusaha kue mulai dari bahan, dan alat pembuatan kue. 

“Bahan yang kami berikan sengaja dilebihi agar masyarakat juga dapat berlatih membuat kue Malaysia dirumah masing-masing. Sedangkan alat pembuatan kue Malaysia yang diberikan ada 10 alat dan akan diberikan pada 25 peserta pelatihan yang telah dibentuk menjadi 5 kelompok. Maka masing-masing kelompok mendapatkan 2 alat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Winarko juga mengatakan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang juga mendampingi masyarakat untuk pembuatan surat perijinan usaha mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) serta lebel halal. Menurutnya produk kue Malaysia masuk dalam kategori makanan atau minuman. 

“Kami akan terus mendampingi masyarakat untuk mem-branding kue tersebut agar bisa menjadi ikon dari Desa Pagerwojo. Dan saya berharap penjualan kue Malaysia tidak hanya dijual di wilayah Desa Pagerwojo saja namun kue tersebut juga bisa dijual diluar Jawa bahkan sampai luar negeri,” harapnya.

Ditempat sama, Kepala Desa Pagerwojo Imam Wahyudi menyampaikan, digelarnya pelatihan wirausaha di desa bertujuan untuk mengembangkan potensi desa dengan membuat produk unggulan sebagai usaha masyarakat Desa Pagerwojo. 

Menurut Imam, pelatihan wirausaha tersebut dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 21 sampai 23 Juni 2022. Pelatihan tersebut bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang yang diikuti sebanyak 25 peserta yang dibagi menjadi 5 kelompok. 

“Setelah mengikuti pelatihan tersebut, masyarakat akan memproduksi kue tersebut, kemudian langkah selanjutnya akan dikelola dan pemasarannya oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) secara terbuka secara luas. Sedangkan target jual beli kue malaysia tersebut bisa diseluruh Indonesia atau bahkan sampai di luar negeri dan kemanca negara. Masyarakat pun akan terus belajar mulai dari produk kue tersebut, variannya dan kemasannya,” pungkas Imam. (lis)