Caption Foto : Kepala Desa Pagerwojo saat diwawancarai

mediapetisi.net – Pemerintah Desa Pagerwojo bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro kabupaten Jombang gelar pelatihan wirausaha selama 3 hari dan diikuti oleh 25 peserta pengusaha kue. Bertempat di Balai Desa Pagerwojo Kecamatan Perak kabupaten Jombang. Rabu (22/6/2022)

Kepala Desa Pagerwojo Imam Wahyudi  ketika diwawancarai oleh beberapa media menyampaikan digelarnya pelatihan wirausaha di desa bertujuan untuk mengembangkan potensi desa dengan membuat produk unggulan sebagai usaha masyarakat Desa Pagerwojo. 

“Pelatihan wirausaha tersebut  dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 21 sampai 23 Juni 2022. Pelatihan tersebut bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang yang diikuti oleh 25 peserta yang dibagi menjadi 5 kelompok. Produk yang selama ini diproduksi oleh masyarakat adalah kue malaysia,” terangnya.

Menurut Imam, masyarakat Desa Pagerwojo tertarik memproduksi kue malaysia sebab memiliki sejarah unik. Awal muncul kue Malaysia sebab ada seorang dari Pulau Bawean membuat kue. Kemudian kue tersebut dibagikan kepada tetangga dan tetangga tersebut merasa kue yang dibuat rasanya enak dan bertanya nama kue tersebut. Seketika orang dari Pulau Bawean tersebut menyebutnya kue Malaysia.

“Entah orang dari Pulau Bawean tersebut memang belajar membuat kue di Malaysia atau bagaimana ceritanya tidak ada yang mengetahui, tetapi yang jelas nama kue Malaysia tersebut terucap oleh orang Bawean yang pertama kali membuat kue tersebut,” jelasnya.

Selain itu, dengan nama kue Malaysia tersebut maka dalam pelatihan juga bertujuan untuk merumuskan nama kue  yang baik dan dapat diunggulkan. Dan kue tersebut akan diseminarkan, dihari ke-3 bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta tokoh masyarakat, sehingga kue tersebut akan dijadikan ikon Desa Pagerwojo. 

“Setelah mengikuti pelatihan ini masyarakat akan memproduksi kue tersebut, langkah selanjutnya akan dikelola dan pemasarannya oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) secara terbuka dan secara luas. Sedangkan target jual beli kue Malaysia tersebut bisa di seluruh Indonesia atau bahkan sampai di luar negeri. Masyarakat pun akan terus belajar mulai dari produk kue tersebut, variannya dan kemasannya,” pungkas Imam. (lis)