Caption Foto : Anggota Komisi IV  DPR RI Ema saat pemaparan

mediapetisi.net – Anggota Komisi IV DPR-RI, Ema Umiyyatul Chusnah bersama Dirjen Sarana dan Prasarana Kementrian Pertanian RI gelar bimbingan teknis peningkatan kapasitas petani dan penyuluh, diikuti oleh petani, penyuluh dan peternak. Turut hadir Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Agus Susilo Sugiyoto. Bertempat di Green Red Hotel Syariah Jombang. Rabu (22/06/22) 

Anggota DPR RI Fraksi PPP, Ema Umiyatul Chusnah menyampaikan bimbingan teknis peningkatan kapasitas petani dan penyuluh merupakan wujud dan komitmen bersama dalam membantu kapasitas petani dan peternak terutama saat ini dengan adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak.

“Selain itu, menjelang hari raya Idul Adha kami Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Jawa Timur dengan mendatangi badan karantina serta Dinas  Peternakan Provinsi Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut kami menyampaikan laporan terkait dengan kondisi Kabupaten Jombang beberapa waktu yang lalu kekurangan obat,” terangnya.

Menurut Ema Umiyatul Chusna yang akrab disapa Ning Ema mengungkapkan pentingnya ketersediaan obat-obatan dan vitamin ternak. Selama vaksin belum terdistribusikan di Kabupaten Jombang karena pencegahan melalui obat-obatan dan vitamin menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama selama ini.

“Saya berharap agar para peternak tidak panik dengan adanya wabah PMK, kalau memang peternak sudah tau ciri – ciri tanda terkena wabah sesegera mungkin untuk menghubungi mantri atau call center dokter hewan, dan jangan terpengaruh hoax,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Agus Susilo Sugioto mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi adanya bimbingan teknis peningkatan kapasitas petani dan penyuluh yang diadakan oleh Anggota Komisi IV DPR-RI, Ema Umiyyatul Chusnah bersama Dirjen Sarana dan Prasarana Kementrian Pertanian RI. 

“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini kita juga bisa mensosialisasikan terkait PMK. Dan saya mengharapkan para peternak peternak tidak panik dan bisa melakukan perawatan hewan ternak yang labih baik lagi setelah mengikuti bimtek tersebut. Karena wabah PMK mudah di sembuhkan dengan cara diberi antibiotik dan vitamin selama 3 hari,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Agus juga mengatakan dalam kurun waktu sekitar satu minggu kedepan Pemkab Jombang akan segera mendapatkan bagian vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tandasnya. (lis)