Caption Foto : Kepala Satpol PP saat ditemui di ruang kerjanya

mediapetisi.net – Kekurangan tenaga kerja, Satpol-PP kuwalahan menyisir reklame, pamflet promosi, poster, banner dan lainnya tanpa izin yang berada di pohon dan tiang lampu merah di wilayah kabupaten Jombang. Senin (18/10/2021)

Kepala Satpol PP kabupaten Jombang Agus Susilo Sugioto saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan tidak bisa dipungkiri adanya media promosi yang ditempelkan di pohon pinggir jalan dan tiang lampu merah tanpa izin dari BAPENDA (Badan Pendapatan Daerah) meskipun terdapat PERDA (Peraturan Daerah) Kabupaten Jombang Nomor 21 Tahun 2010 tentang Pajak Reklame. Karena tidak diperbolehkan memasang banner atau lainnya di pohon atau di tiang Lampu merah karena menggangu dan merusak lingkungan hidup serta menghambat pertumbuhan pohon.

“Alangkah baiknya untuk reklame atau promosi dengan banner atau poster membuat tiang sendiri dengan ketentuan yang sudah ada yaitu meminta izin terlebih dahulu pada BAPENDA (Badan Pendapatan Daerah) yang nantinya juga ada batas waktu pemasangannya,” ungkapnya.

Dengan banyaknya media promosi yang ditempelkan di pohon pinggir jalan dan tiang lampu merah tanpa izin, Tim dari Satpol-PP selalu melakukan patroli dengan mencopot banner ataupun reklame lainnya tanpa izin baik dari laporan warga dan pengaduan masyarakat. 

“Untuk sementara banner yang ditempelkan di pohon dan tiang lampu merah tanpa izin hanya kami copoti saat patroli karena satpol PP juga kekurangan tenaga kerja apalagi ada Covid 19 kami selalu patroli gabungan dan mandiri siang maupun malam, karena banyak yang liar. Kami pun juga tidak tau siapa yang masang jadi kita kesulitan untuk memberikan sanksi. Kami pun mengetahuinya ketika sudah di pasang,” ucap Agus

Tidak hanya itu, Agus juga mengatakan bahwa banner atau reklame lainnya untuk lembaga dan partai terdapat aturan sendiri dari BAPENDA terkait kontribusi pemasangan banner atau reklame lainnya akan tetapi Lembaga dan partai tetap harus membuat tempat sendiri untuk pemasangan banner atau reklame yang diajukan, pungkasnya. (lis)