Caption Foto : Bupati Jombang saat meresmikan BLKK Muslimat

mediapetisi.net – Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengapresiasi positif langkah PC Muslimat NU Jombang yang terus bergerak ditengah pandemi Covid-19 untuk mengembangkan sayap bagi kemaslahatan umat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab yang juga Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Jombang saat meresmikan Gedung Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) PC Muslimat NU Kabupaten Jombang dan sekaligus memulai dengan kegiatan Pembukaan Pelatihan Angkatan 1, yakni Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Kejuruan Kuliner (Pastry dan Barista) di BLK Muslimat Jombang. Senin (2/8/2021) 

“Semoga acara ini merupakan titik awal dari amanat pemerintah kepada BLK Komunitas PC Muslimat NU Jombang melalui BLK dan Dinas Ketenagakerjaan dengan harapan dapat membantu program pemerintah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. 

Bupati Mundjidah juga menceritakan latar belakang pendirian gedung BLK Komunitas PC Muslimat NU Jombang yang bertujuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan ataupun menjadi tenaga kerja yang profesional. Sehingga diharapkan akan turut menekan angka pengangguran di Kabupaten Jombang.

“Kementerian Ketenagakerjaan telah mengamanatkan daerah untuk membentuk BLK Komunitas disetiap daerah yang langsung ditangkap oleh PC Muslimat Jombang. Alhamdulillah, Muslimat Jombang telah memiliki lahan yang dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan program BLK Komunitas yang menempati dilahan seluas 3000m², Jl. Cokroaminoto, Desa Kepanjen, Kecamatan Jombang,” terangnya.

Bupati Mundjidah berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan baik, dengan penuh semangat dan serius agar manfaat dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan Pencegahan Covid19. InsyaAlloh dapat menjadi pengusaha yang berhasil, yang selanjutnya bisa membentuk Kelompok Usaha Bersama yang akan difasilitasi oleh Pemerintah.

“Sebanyak 16 peserta yang mengikuti pelatihan. Yakni terdiri dari 7 laki laki dan 9 perempuan dari 8 Kecamatan (Kecamatan Jombang, Kesamben, Sumobito, Bareng, Mojoagung, Diwek, Peterongan, Jogoroto).  Rata rata mereka adalah usia produktif antara 20 tahun sampai 40 tahun. Pelatihan dilaksanakan selama 240 jam tatap muka, selama 1 bulan. Instrukturnya Yusuf Aulawi telah telah dilatih selama 47 hari oleh Kemenaker RI di Medan dan sudah bersertifikat,” pungkasnya. (lis)