Caption Foto : Bupati Jombang saat diwawancarai awak media

mediapetisi.net – Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab didampingi Kepala Dinas Kominfo, Sekretaris PUPR, Kabag. Prokopim, Kabid. SDA, Perwakilan BBWS dan Forkopimcam Gudo serta Kepala Desa Kedaleman meninjau perbaikan tanggul di hilir rolag 70 Gude yang berada di wilayah Desa Bugasur Kedaleman Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang. Senin (8/3/2021)

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab saat diwawancarai awak media mengatakan bahwa telah meninjau perbaikan tanggul di hilir rolak 70 Gude yang berada di wilayah Desa Bugasur Kedaleman Gudo karena beberapa waktu lalu datangnya debit air yang sangat besar di hulu sungai Konto Kediri, akhirnya menyebabkan jebolnya tanggul di hilir rolak 70 yang berdampak melubernya di Avfour Besuk.

Caption Foto : Bupati Jombang bersama rombongan saat meninjau perbaikan rolag 70

“Hari ini Saya bersama Dinas terkait melihat perbaikan di rolak 70, Alhamdulillah sudah tertutup semuanya dan di teruskan sampai rolak 70. Kemudian tanggul sebelah yang longsor akan ditangani juga. Sementara lahan tersebut dipakai oleh masyarakat untuk bercocok tanam padi, tetapi sebenarnya area sungai nanti akan diperbaiki serta di luruskan sampai kembali seperti aslinya dan ini merupakan penanganan sementara,” ungkapnya.

Selanjutnya nanti tanggul tersebut akan dimintakan bantuan ke pusat agar bisa diperkuat lagi dengan penopang permanen agar tidak terjadi longsor serta putus kembali. Perbaikan tersebut dilakukan sepanjang 32 meter untuk yang putus tetapi yang lainnya akan diperkuat dengan bongkot bambu ditancapkan, bambu terucuk untuk mengamankan tanggul, minipile, jumbo bag juga batu dan tanah urug yang dibronjong dengan memakai alat berat. 

“Sedangkan perbaikan pembangunan tanggul rolak 70 target pengerjaan sampai selesai sekitar 1 sampai 3 bulan. Pengerjaan ini teknisinya dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) kerja bareng dengan Dinas PUPR Kabupaten Jombang supaya dapat menanggulangi beberapa titik banjir baik yang ada di Bareng, Kesamben juga di Rolak 70 Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang,” terang Bupati Mundjidah.

Rolak 70 Gude merupakan sebuah bendungan yang di bangun masa pemerintahan kolonial Belanda, bendungan tersebut berada di aliran lahar dingin gunung kelud Kediri. Memang saat ini kondisi bangunan peninggalan pemerintah kolonial Belanda itu sudah mulai mengalami kerusakan. Namun begitu melihat masih kokohnya struktur bangunan menunjukkan betapa kualitas bangunan pada zaman itu sangatlah bagus. Untuk itu Rolak 70 Gude peninggalan Belanda ini yang akan disambungkan serta difungsikan semua, maka aliran sungai akan bisa dimanfaatkan ke sawah – sawah yang ada di Kabupaten Jombang sehingga  bisa terhindar dari banjir. 

“Sekitar tahun 1970 dulu juga pernah terjadi banjir di Bandarkedungmulyo malah lebih besar dari sekarang. Kedepan mudah – mudahan bisa memperbaiki juga bekas kolam yang keluberan air dari tanggul jebol supaya potensi agar berfungsi kembali. Semoga usaha perbaikan ini bisa mendapatkan keberkahan baik untuk desa maupun kabupaten serta kedepannya bisa jadi tempat wisata,” pungkas Bupati Mundjidah. (Zul)