Caption Foto : Suasana hearing DPRD Jombang dengan Sekda, FRMJ dan Dinas Terkait

mediapetisi.net – Hearing DPRD Kabupaten Jombang bersama Sekda, Asisten, LSM FRMJ dan Dinas Terkait tentang Surat Edaran Sekretaris Daerah nomor 434/126/415.46/2021 Terkait dengan pemakaman jenazah Covid-19 secara bertahap diserahkan kepada desa masing masing. Bertempat di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kabupaten Jombang. Kamis (4/2/2021)

Sehubungan intensitas Kematian pasien terpapar Covid-19 relatif tinggi dan dalam rangka memberdayakan pemerintah desa sebagai perwujudan “Kampung Tangguh Semeru” terkait perlakuan pasca kematian pasien covid-19, ada beberapa yang perlu dilakukan salah satunya terkait dengan pemakaman jenazah Covid-19 yang secara bertahap akan diserahkan kepada desa masing-masing.

Wakil Ketua DPRD Jombang dari Fraksi PDIP Donny Anggun saat diwawancarai awak media mengatakan bahwa DPRD Jombang meninjau kembali dan mengevaluasi kembali surat edaran tersebut karena terkait dengan dampak sosialnya dan harus ada pelatihan terdahulu. 

“Jangan sampai ada cluster Covid lagi dalam anggarannya karena kami meyakini bahwasanya kalau itu dilakukan di desa karena ini pemakaman Covid bukan pemakaman biasa mungkin butuh anggaran sebab untuk melakukannya beban yang ekstra,” ucapnya.

Donny Anggun juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang akan berkordinasi lagi dengan adanya dua options apakah tetap APBD yang mengerjakan dengan tambahan relawan atau anggaran tetap dan yang kedua apakah desa yang mengerjakan dengan pelatihan. Untuk itu BPBD bertanggung jawab menyediakan APD yang wajib di pakai pada saat pemakaman. Sementara waktu, BPBD kabupaten Jombang tetap melakukan pelayanan pemakaman jenazah Covid- 19 sampai desa yang bersangkutan mampu melakukannya secara mandiri.

“Sedangkan untuk anggaran Covid-19 sekitar 130 M, dengan anggaran pemulihan ekonomi sekitar 90 M dan penanganan Covid 34 M. Anggaran sekarang ini sudah BTT ( Biaya Tak Terduga ) artinya sudah dimasukkan di OPD masing – masing, berbeda – beda sesuai dengan keperluannya karena untuk penanganan Covid-19 dan untuk pemulihan ekonomi,” pungkasnya. (lis)