Caption Foto : Bupati Jombang didampingi Asisten 2 dan Kepala OPD saat meninjau Sentra Agribisnis di Kecamatan Ngoro

mediapetisi.net – Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab meninjau Sentra Terminal Agribisnis di kecamatan Ngoro. Peninjauan yang dilakukan Bupati bersama Asisten, Kepala OPD dan Kabag. Humprot juga untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 di masa menjelang new normal. Jum’at (24/7/2020)

Pada kesempatan tersebut, Bupati beserta rombongan keliling melihat langsung aktivitas petani holtikutura dalam menjualnya sayurnya kepada tengkulak.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyampaikan terimakasih, karena dari pantauannya, petani holtikutura dan para tengkulak sudah mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, salah satunya dengan mengenakan masker.

“Kami mengapresiasi dengan adanya keberadaan Sentra Terminal Agribisnis di kecamatan Ngoro karena ini sangat bagus buat meningkatkan taraf ekonomi para petani di wilayah kecamatan Ngoro,” tuturnya.

Mundjidah berharap nantinya Sentra Terminal Agribisnis tersebut bukan hanya melayani petani asal Ngoro saja namun juga membeli hasil pertanian dari petani yang ada di wilayah kabupaten Jombang.

“Saya berharap keberadaan Sentra Terminal Agribisnis ini nantinya bisa berkembang semakin besar. Bukan saja memberi hasil pertanian dari Ngoro namun hasil pertanian dari kecamatan lain juga bisa dijual disini. Selain itu nanti empon empon pun bisa juga diperjualbelikan di sini. Semoga ke depan kehidupan perekonomian masyarakat dan kita semua tetap aman dari Covid-19. Kuncinya ya itu, disiplin juga patuhi protokol kesehatan,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Komunitas Petani Kecamatan Ngoro Budi Astuti mengatakan bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan petani di kecamatan Ngoro dan sekitarnya, Asosiasi Komunitas Petani Kecamatan Ngoro membentuk Sentra Terminal Agribisnis di eks terminal Ngoro karena selama ini para petani holtikultura dalam menjual sayurnya kepada tengkulak dengan cara dihutang terlebih dahulu. Dengan adanya Sentra Terminal Agribisnis para petani langsung mendapatkan uang secara tunai. Hal tersebut tentu menguntungkan petani karena mereka bisa mendapatkan uang cash untuk keperluan sehari hari. Selain itu harga jual yang diperoleh petani sesuai dengan harga pasar.

“Dengan adanya Sentra Terminal Agribisnis ini petani sangat diuntungkan sekali. Karena selain uang cash, mereka ┬ájuga terhindar dari kerugian karena selama ini harga yang ditetapkan oleh tengkulak dibawah harga pasar,” ungkapnya.

Budi menambahkan bahwa keberlangsungan jual beli sayur di eks terminal Ngoro ini sudah berjalan kurang lebih dua minggu. Asosiasi Komunitas Petani Kecamatan Ngoro sudah mampu mendistribusikan sayur ke daerah lain seperti Mojokerto, Sidoarjo dan Surabaya, pungkasnya. (yn)