Caption Foto : Ketua TP-PKK Kabupaten Jombang Yuliati Warsubi saat menyerahkan bantuan beras kepada KPM
Jombang mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang bersama Perum Bulog kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap ketahanan pangan masyarakat dengan melaunching menyalurkan bantuan pangan beras alokasi Juli hingga September 2026 oleh Bupati Jombang Warsubi yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bambang Suntowo.
Dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Ema Erfina Salmanudin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Jombang Lilik Zulailiyah Agus Purnomo, Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto Muhammad Husin, Forpimcam Gudo dan Kepala Desa.. Balai Desa Krembangan, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Jumat (14/8/2026)
Bupati Jombang Warsubi, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bambang Suntowo menyampaikan bantuan pangan beras merupakan salah satu bentuk jaring pengaman sosial pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, memperkuat stabilitas pangan nasional, serta membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Jombang dilaksanakan melalui Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto dengan titik pembagian berada di masing-masing balai desa. Bantuan dialokasikan untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026 serta disalurkan dalam satu kali penyaluran.
“Penyaluran bantuan pangan ini merupakan upaya pemerintah dalam mengurangi kemiskinan, menangani kerawanan pangan, memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, serta menjaga stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi,” terangnya.
Lanjut Bambang, program tersebut juga diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi produsen dan konsumen. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta memastikan proses penyaluran berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran.
“Kami berharap penyaluran bantuan ini dapat berjalan dengan tertib, lancar, tepat sasaran, dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang telah ditetapkan. Kepada seluruh pihak yang terlibat, saya mengharapkan koordinasi dan pengawasan dapat dilaksanakan dengan baik,” harapnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, menjelaskan bantuan untuk alokasi Juli hingga September 2026 diberikan sekaligus kepada keluarga penerima manfaat (KPM), sehingga masyarakat tidak menerima penyaluran secara terpisah setiap bulannya.
“Bantuan pangan ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah kepada Perum Bulog untuk menyalurkan beras yang berasal dari cadangan pangan pemerintah. Untuk alokasi Juli, Agustus, dan September, bantuan disalurkan sekaligus. Sehingga per KPM menndapatkan beras 30 kg dan untuk launching kali ini sebanyak 528 KPM,” jelasnya.
Sedangkan beras yang disalurkan merupakan stok cadangan beras pemerintah yang dikuasai Perum Bulog dengan kualitas medium dan menggunakan kemasan khusus sesuai ketentuan pemerintah pusat.
“Data penerima bantuan telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial Republik Indonesia. Dengan demikian, penyaluran dilakukan berdasarkan data penerima yang telah ditentukan,” papar Husin.
Husin berharap, bantuan pangan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok sehari-hari.
“Kami berharap koordinasi antara Bulog dan pemerintah daerah hingga tingkat desa terus berjalan dengan baik agar proses distribusi dapat berlangsung tertib dan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat,” pungkas. (yn)









