Caption Foto : Petugas PUPR Jombang saat memperbaiki jalan
mediapetisi.net – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mempercepat pemeliharaan 74 ruas jalan kabupaten pada tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kerusakan semakin parah sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi mengatakan, percepatan pemeliharaan ruas jalan dilakukan dengan memastikan ketersediaan material pemeliharaan sehingga penanganan kerusakan dapat langsung dilaksanakan tanpa harus menunggu proses pengadaan
“Sedangkan optimalisasi anggaran tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan paket pekerjaan fisik, tetapi juga melalui penyediaan material pemeliharaan yang memadai sebagai langkah antisipatif dalam mendukung penanganan kerusakan jalan secara cepat dan berkesinambungan,” terang Imam Bustomi. Kamis (9/7/2026)
Menurut Imam Bustomi, pada APBD tahun 2026, Bidang Bina Marga mengelola anggaran pemeliharaan rutin jalan sebesar Rp 23,46 miliar. Hingga akhir Juni, realisasi anggaran telah mencapai Rp5,83 miliar atau 24,85 persen. Angka tersebut hampir memenuhi target triwulan II sebesar Rp6,06 miliar atau 25,86 persen.
“Untuk mendukung percepatan pekerjaan, PUPR telah menyiapkan berbagai material, diantaranya 824 ton aspal coldmix, 1.983 ton hotmix AC-WC, serta 47 drum aspal emulsi (tack coat). Seluruh material tersebut akan digunakan dalam pemeliharaan 74 ruas jalan kabupaten yang menjadi prioritas tahun ini,” jelasnya.
Selain perbaikan perkerasan jalan, PUPR juga menyiapkan 774 meter kubik lapis pondasi agregat (LPA) untuk penanganan badan jalan di tiga ruas, serta 1.323 meter kubik lapis pondasi bawah (LPB) untuk memperbaiki bahu jalan di 19 ruas. Material lapis penetrasi makadam (lapen) juga disiapkan untuk sekitar 20 ruas jalan lainnya.
“Ketersediaan stok material menjadi strategi agar setiap kerusakan jalan dapat ditangani secara cepat sesuai tingkat kerusakan di lapangan. Sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih responsif,” ujar Imam Bustomi.
Melalui pemeliharaan rutin tersebut, PUPR JombangĀ berharap kondisi kemantapan jalan kabupaten tetap terjaga sehingga aktivitas masyarakat, distribusi logistik, dan pertumbuhan ekonomi di Jombang tidak terganggu akibat kerusakan infrastruktur jalan, pungkas Imam Bustomi. (yn)










