Caption Foto : Tumpeng manggis, warga berebut manggis gratis
mediapetisi.net – Warga Desa Jarak menggelar hajatan tumpengan manggis sebagai wujud syukur hasil panen buah manggis melimpah tahun 2024. Dihadiri Pj Bupati Jombang, Anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK, Ketua Dharma Wanita, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kabag, Forpimcam dan Kepala Desa se-kecamatan Wonosalam. Bertempat di Lapangan Desa Jarak Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang Jawa Timur. Minggu (25/2/2024)
Buah manggis hasil bumi Desa Jarak disusun berbentuk tumpeng raksasa, dan diberikan secara gratis pada warga masyarakat baik dari dalam Jombang maupun luar Jombang. Ribuan warga yang saling berebut buah manggis meski cuaca sedang turun hujan.
Pj Bupati Jombang Sugiat menyampaikan Tumpengan Manggis tersebut dilakukan rutin setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen buah manggis yang melimpah di Desa Jarak Wonosalam. Supaya di hari panen berikutnya diberikan kelimpahan yang lebih bagus lagi.
“Selain tumpengan manggis yang berisi 2024 kilogram buah, juga terdapat 17 tumpeng yang diarak oleh warga Desa Jarak, hal tersebut menunjukkan simbol kerja keras masyarakat. Bukan hanya manggis, banyak buah yang lain seperti durian, dan sayur mayur lainnya yang menjadi hiasan di tumpeng kecil,” ungkap Sugiat.
Kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur atas berlimpahnya hasil panen buah manggis, diharapkan juga sebagai tolak ukur pertumbuhan sumber ekonomi yang bagus di Wonosalam. Semoga harga manggis dari petani lebih bagus lagi serta buahnya berkualitas.
“Puncaknya nanti kenduri durian tanggal 3 Maret 2024 dan warga Jombang harus tahu itu dan harus menjadi agenda wisata nasional. Harus kita branding supaya wisatawan banyak yang datang ke Jombang untuk membelanjakan uangnya di Jombang sehingga perputaran uang di Jombang lebih banyak atau akan meningkatkan perekonomian warga Jombang terutama warga Wonosalam,” harap Sugiat.
Sementara itu, Sucipto warga Puri Kabupaten Mojokerto senang mengikuti acara tumpengan manggis di Wonosalam, hanya untuk mendapatkan buah manggis gratis hasil panen warga Desa Jarak.
“Ya saya sengaja datang dari Mojokerto bersama keluarga untuk ikut acara tumpengan manggis. Ya seru, setiap tahun saya pasti ajak keluarga ke sini, untuk ikut acara tumpengan manggis,” tandasnya. (yr)







