Caption Foto : Kajari Jombang saat menyerahkan potongan tumpeng kepada Dansatrad 222 Ploso
mediapetisi.net – Usai Upacara Peringatan HUT TNI ke 78, diadakan Tasyakuran dengan ditandai potong tumpeng yang dihadiri Pj Bupati Jombang, Dansatrad 222 Ploso, Ketua DPRD, Dandim 0814, Kapolres, Kajari, Ketua PN, Ketua PA, Sekretaris Daerah, Asisten 1, Kepala Dishub, Kepala Satpol-PP, PJU Polres dan Jajaran Danramil. Bertempat di Aula Makodim 0814 Jombang. Kamis (5/10/2023)
Pj Bupati Jombang Sugiat menyampaikan selamat kepada TNI yang sudah menginjak usia ke-78. Semoga dalam menjalankan tugas mengamankan dan menjaga NKRI tetap solid dan selalu sinergitas bersama pemerintah.

“Untuk menjaga kondusifitas yang ada di wilayah kabupaten Jombang. saya selaku Pj Bupati Jombang berharap sinergitas bersama TNI-Polri dan unsur masyarakat dalam mendukung pembangunan pemerintah daerah,” ungkaonya.
Sebentar lagi Pemilu 2024, TNI harus bersikap tegas untuk menjaga netralitas selama penyelenggaraan Pemilu sesuai komitmen TNI akan menjaga kualitas demokrasi Indonesia. Karena sebagai patriot NKRI, TNI harus tegak lurus kepada Presiden dalam menjaga netralitas dalam proses pemilu, sehingga masyarakat merasakan adanya pengayom dan pelindung yang dapat diandalkan.
“Profesionalitas TNI dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya harus senantiasa dikedepankan. Dalam konteks masyarakat modern yang berubah cepat, polarisasi politik menjelang pemilu, panasnya situasi saat pemilu dan pasca pemilu merupakan fenomena yang tidak bisa dihindarkan. Disinilah, diperlukan kekuatan TNI untuk dapat menjaga stabilitas politik, hukum. dan keamanan dari berbagai kerawanan,” terang Sugiat.
Sementara itu, Komandan Satuan Radar 222 Ploso Letkol Lek Eka Yawendra Parama menyampaikan bahwa negara pernah mengalami padang surut lahirnya TNI, berawal dari TKR hingga menjadi nama TNI.dengan demikian tentunya mengalami pasang surut di tubuh TNI, karena hal tersebut TNI menjadi solid di tengah – tengah masyarakat.
Sesuai jati diri TNI sebagai Tentara rakyat, tentara pejuang nasional dan tentara profesional, TNI ada dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Sebagai tentara, TNI berjuang bersama rakyat menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai tentara harus profesional, TNI terlatih dibekali, dipersenjatai, untuk mengawal negara agar tetap menjadi negara yang berdaulat serta menciptakan masyarakat yang sejahtera
“Oleh karena itu kami ucapkan terimakasih kepada seluruh komponen masyarakat, bersama – sama berkolaborasi untuk membangun Indonesia agar semakin maju, semakin sejahtera. Dengan memperingati HUT TNI, bersama rakyat semakin kuat, dan sedangkan TNI dengan netralitasnya sebagai anak negara siap mendukung sesuai dengan semboyan yaitu TNI Patriot NKRI mengawal demokrasi untuk Indenosia maju,” tandas Eka. (yr)










