Caption Foto : Mahasantri petik di Jombang usai wisuda
mediapetisi.net – Yayasan Baitul Mal (YBM PLN) menggelar Wisuda dan tasyakuran mahasantri petik Jombang angkatan 1 tahun ajaran 2022/2023 membangun generasi Islam yang berakhlakul karimah dan berwawasan teknologi di era digital.
Yayasan Baitul Maal PLN adalah Lembaga yang mengelola dana zakat dari para karyawan muslim PLN, melalui dana zakat ini YBM PLN menyalurkan kepada penerima manfaat dengan berbagai macam cara. Salah satunya adalah melakukan pelatihan-pelatihan kewirausahaan dan memberikan keilmuan dan peningkatan ekonomi
Direktur YBM PLN Dedi Wijaya ketika di wawancarai menyampaikan, Wisuda angkatan pertama diikuti sebanyak 42 santri yang terbagi menjadi 2 kelas, diantaranya Kelas jurusan pengembangan perangkat Lunak dan kelas jurusan Digital Marketing.
“Dalam mendewasakan keilmuan para santri YBM PLN yaitu bermitra dengan PT W line Indonesia yang beralamatkan di perumahan sebelah Bravo,” terangnya.
Lanjut Direktur, masa pendidikan di YBM PLN selama 1 tahun dan di biayai dana zakat yang diambil dari PLN yang dikelola oleh YBM PLN. Semua operasional Santri di YBM PLM Kabupaten Jombang dibiayai dana zakat oleh pegawai PLN, satu satunya pendana di Jombang,” harapnya.
Syarat menjadi Santri YBM diantaranya Fakir, Miskin yang sudah lulus dari SMA sederajat dan atau lulus kurang dari 2 tahun. “Salah satu pemakai zakat yaitu Fakir dan miskin. Harus dari kalangan masyarakat yang tidak mampu.(Dhuafa) Tidak hanya itu, syarat lain yaitu Santri harus mampu menghafal 2 jus,” jelasnya.
Santri yang sudah di wisuda tetap menjadi keluarga YBM PLN. Memberi manfaat tidak hanya pendidikan saja, akan tetapi juga menyalurkan sampai santri bisa bekerja.
“Yang menjadi perwujudan YBM PLN untuk menebar manfaat adalah Santri benar benar murni gratis, bahkan setiap bulan diberikan uang saku. Selain makan dan tempat tidur. Kami berharap masyarakat kabupaten Jombang semakin banyak yang mengajak kolaborasi atau kerjasama dengan YBM PLN, sehingga banyak bisa berkiprah dalam menebar manfaat,” tandas Dedi. (lis)








