mediapetisi.net – Pasca pandemi Covid-19, area parkir kawasan wisata religi makam Gus Dur kembali dibuka dengan konsep 2 shift. (10/8/22) 

Kepala Bidang Destinasi Wisata dan Industri Pariwisata pada Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Jombang, Ali Arifin ketika dikonfirmasi menyampaikan, pasca pandemi Covid-19, sejak bulan November 2021 sampai bulan April 2022 parkir wisata religi makam Gus Dur Presiden RI ke 4 diadakan uji coba dengan membuka parkiran mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 14.30 WIB dikarenakan pandemi di Kabupaten Jombang masih ada dan belum melandai. 

“Setelah Kabupaten Jombang dinyatakan sebagai wilayah Covid-19 yang sudah melandai, mulai bulan Mei 2022 sampai saat ini parkiran wisata religi makam Gus Dur dibuka dengan 2 shift. Shift pertama dibuka pukul 08.00 WIB sampai Pukul 15.00 WIB, sedangkan shift kedua dibuka pukul 20.00 WIB sampai pukul 02.00 WIB,” terangnya.

Lanjut Ali, selama ini banyak juga pengunjung menggunakan roda dua tidak parkir di area terminal parkir wisata religi makam Gus Dur melainkan parkir di sekitar makam Gus Dur yang dikelola oleh beberapa masyarakat sekitar. 

“Jika ada orang yang parkir di terminal tetap dilayani, namun jika parkir diluar hal tersebut sudah menjadi urusan masyarakat Cukir dan Kwaron. Untuk masuk dan parkir di terminal wisata religi makam Gus Dur kita sudah sesuai Perda kita, Perda nomor 2 tahun 2020, untuk bis 35 ribu, elf 15 ribu, mobil 10 ribu, dan kereta kelinci 15 ribu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Wisata Religi Kabupaten Jombang, Darmawan mengatakan, di bulan Juli 2022 kendaraan masuk di parkiran wisata religi makam Gus Dur terdapat sekitar 4.079 kendaraan. 

“Bulan Juli 2022 kendaraan masuk di parkiran wisata religi makam Gus Dur terdapat sekitar 4.079 kendaraan diantaranya kendaraan sepeda motor sekitar 1.987,mobil penumpang sekitar 1.370,bus kecil atau elf sekitar 259, dan bus besar 463,” urainya.

Dengan luas tanah 4,9 hektar, UPT Pengelolaan Kawasan Wisata Religi Makam Gus Dur hanya memiliki 15 petugas penjaga parkir. Selain menjaga parkir, petugas juga mendapat tugas untuk menjaga kebersihan disekitar wilayah parkir Wisata Religi Makam Gus Dur. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada para pedagang di sekitar wilayah parkir untuk berpartisipasi dalam menjaga kebersihan sehingga para petugas bisa sedikit longgar dalam menjalankan tugas.

Selain itu, pihak UPT Pengelolaan Kawasan Wisata Reliji Kabupaten Jombang juga akan koordinasi dengan dinas terkait khususnya dinas Kebersihan dan lingkungan hidup untuk disediakan TPS dan secara rutin ada dump truk sampah yang mengangkut. Petugas penjaga parkir di wisata religi makam Gus Dur menjaga selama 24 jam dengan penjagaan yang dibagi menjadi 3 shiftshift di masing masing regu shift ada 5 petugas penjaga. 

“Shift pertama jam 7 sampai dengan 3 sore, shift kedua jam 3 sore sampai dengan 11 malam, shift ketiga jam 11 malam sampai dengan 7 pagi. Sistem kerja 24 jam full, 1 regunya dipimpin danru 1 dan beranggota jadi total 1 regunya 5 orang. Tidak hanya itu, demi kenyamanan peziarah juga disiapkan mushola dan tempat istirahat, karena datangnya peziarah tidak hanya masyarakat sekitar, melainkan peziarah datang dari berbagai kota. Setiap jam kami juga memberikan arahan dan menghimbau kepada peziarah agar tetap menjaga protokol kesehatan dan menjaga barang bawaan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tukas Darmawan. (lis)