Caption Foto : Bupati Jombang didampingi Kepala OPD terkait saat meninjau pembangunan sentra IKM SLAG Desa Bakalan Kecamatan Sumobito

mediapetisi.net – Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab didampingi Staf Ahli Fahrudin Widodo, Kepala Disperindag Hari Oetomo, Kepala Bappeda Danang Praptoko, Kepala DLH Miftahul Ulum, Kadis PUPR Bayu Pancoro Adi dan Kabag. Prokopim meninjau pembangunan sentra IKM SLAG Desa Bakalan Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang. Jum’at (10/12/2021)

Bupati Mundjidah ketika diwawancarai awak media mengatakan bahwa pelaksanaan pembangunan sentra IKM Slag alumunium hari ini tanggal 10 Desember 2021 sudah harus ada penyerahan karena sudah selesai dengan kontrak. Secara fisik sudah cukup dan sudah terpenuhi semua namun masih harus ada beberapa pembenahan dan pembersihan seperti lantai yang belum bersih, dan masih harus ada sisa waktu untuk pemeliharaan dan pembersihan untuk penyerahan.

Harapannya masyarakat yang mempunyai  usaha ini mulai sejak tahun 70-an untuk didesa ini dan memang ini satu satunya yang ada di kabupaten Jombang bahkan di Indonesia. Agar tidak memberikan beban kepada masyarakat karena Slag Almunium ini adalah bahaya dan sampai saat ini masyarakat pun tidak percaya jika itu berbahaya. 

“Walaupun masyarakat tidak percaya kalau itu berbahaya namun menurut penelitian hal tersebut sangat membahayakan dan dampaknya yakni masa depan kesehatan anak-anak sehingga untuk menghindari stunting, menghindari kurang gizi dan lainnya, maka dengan ini pemerintah kabupaten Jombang membangun sentra IKM SLAG dan harus mengajukan ke pusat.

Sebetulnya pengajuan kita sudah lama namun Alhamdulillah baru terealisasikan tahun 2021,” terangnya.

Sedangkan untuk pemakaian dengan bentuk koperasi dan usaha bersama maka jangan sampai terjadi ketidaksinkronan maka harus dipersiapkan betul-betul terutama dalam hal administrasi. Kemudian tenaga-tenaga kerja teknisnya juga harus ada terutama tenaga listrik, mesin dan lainnya yang harus ada perawatan.

“Meskipun  bersifat koperasi juga harus ada kesesuaian dengan perusahaan atau pabrik sehingga harus ada manajemen yang bagus dan kebersihan pun harus terjaga. Begitu pula dengan musholla dan kamar ganti karena mereka bekerja sampai lembur malam dan saya berharap bajunya  di seragamkan. Jadi pulang sudah dalam keadaan bersih dan mereka juga harus bekerja dengan profesional,” harap Bupati Mundjidah. 

Sementara itu, Perwakilan dari PT Dwi Mulya Jaya memaparkan pembangunan sentra IKM SLAG Desa Bakalan Kecamatan Sumobito dengan penyedia jasa konstruksi PT Dwi Mulya Jaya, nomor kontrak No.644/PPK2/415.32/2021, nilai kontrak 19.786.452. 636,82, Nomor Kontrak ADDENDUM I No. 644/PPK2/ 112…./415.92/2021 dan nilai Kontrak ADDENDUM I Rp 20.465.409.059. Sedangkan konsultan pengawas PT Concept Disgn Architect, waktu pelaksanaan 185 hari kalender, mulai 8 juni 2021 sampai 10 Desember 2021.

Untuk Item pekerjaan layout bangunan terdiri dari Pendirian atau revitalisasi gedung, ruang atau area produksi dengan data bangunan panjangnya 174 m lebar 20 m luas 3480 m2. Diantaranya ruang serbaguna ruang penyimpanan hasil, ruang peleburan, tempat limbah B3, ruang reparasi ruang bahan slag curah ruang penyimpanan bahan baku dros, scrube, ruang penyimpanan bahan baku foil dan bengkel.

“Tidak hanya itu, unit bangunan pembakaran grenjeng dengan data bangunan panjang 14,49 meter lebar 14,49 m dan panjang 182, 796 M2 yang terdiri dari ruang pembakaran. Unit pelaksana teknis ( UPT) dan ruang laboratorium dengan data bangunan panjang 9,5 meter lebar 11 m dan luas 104,5 m2 yang terdiri dari ruang kantor ruang administrasi dan ruang laboratorium. Sedangkan unit pos jaga dengan data bangunan panjang 3, 15 meter lebar 3,5 m dan luas 9, 922 m2 yang terdiri dari ruang penjagaan,” paparnya. (lis)