Caption Foto : Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai
Surabaya, mediapetisi.net – Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur mencatat, persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026 telah mencapai 99,8 persen.
Aries Agung Paewai Kepala Dindik Jatim mengatakan, rangkaian simulasi, gladi kotor dan gladi bersih TKA telah dilakukan untuk memastikan kesiapan peserta didik maupun perangkat pendukung di sekolah.
“Hasil dari gladi kotor dan gladi bersih kemarin, Alhamdulillah tidak ada hal-hal yang secara teknis menghambat anak-anak kita,” terangnya. Sabtu (17/10/2026)
Aries mengatakan sejumlah kendala yang sempat muncul saat gladi, seperti listrik padam dan gangguan jaringan, telah dilakukan antisipasi agar tidak mengganggu pelaksanaan TKA resminya.
“Ya, ada satu dua listrik tiba-tiba mati, ada juga jaringan, tapi ini semua sudah diantisipasi. Insya Allah anak-anak kita lebih siap lagi karena sudah lakukan gladi dan tidak ada alasan untuk tidak menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.
Berdasarkan data Dindik Jatim, terdapat 4.140 SMA, SMK, dan SLB yang mendaftar TKA. Jumlah murid yang mengikuti tes mencapai 418.012 orang dari total sekitar 434.966 murid yang terdata.
Aries menilai tingginya partisipasi tersebut menunjukkan antusiasme siswa untuk mengikuti TKA, meskipun tes ini tidak bersifat wajib dan bukan menjadi persyaratan mutlak untuk masuk perguruan tinggi.
“Walaupun TKA tidak wajib ya, bukan persyaratan wajib masuk ke perguruan tinggi, tapi ternyata minatnya cukup luar biasa,” ujarnya.
Tidak hanya kesiapan teknis, Dindik Jatim juga menaruh perhatian pada kondisi mental peserta didik. Aries menilai, hasil gladi sejauh ini cukup bagus, tetapi peserra didik masih perlu membiasakan diri menghadapi ujian dengan lebih tenang dan tidak terlalu tegang.
“Selain itu, peserta didik harus memahami bahwa TKA merupakan bentuk evaluasi kemampuan akademik yang membutuhkan persiapan sekaligus ketenangan saat mengerjakan soal. Untuk itu, peserta didik diharapkan tidak memberikan tekanan berlebihan kepada diri sendiri selama mengikuti tes,” harapnya.
Dindik Jatim berharap seluruh persiapan yang telah dilakukan, mulai dari hal teknis hingga mental, dapat membantu peserta mengikuti TKA dengan optimal. “Harus lebih fleksibel lagi anak-anak kita, lebih rileks dalam menghadapi ujian,” pungkas Aries. (yn)




