Home / Sosial / Bupati Jombang Serahkan Bantuan Program Desa Mantra Wira Usaha Baru

Bupati Jombang Serahkan Bantuan Program Desa Mantra Wira Usaha Baru

Caption Foto : Bupati Warsubi didampingi Gus Wabup, Sekda Agus Purnomo saat menyerahkan simbolis bantuan Desa Mantra kepada Desa Sumbernongko 

Jombang,mediapetisi.net – Bupati Jombang H. Warsubi menghadiri pagelaran wayang kulit bersama Ki Dalang Rudi Gareng dan penyerahan secara simbolis progam Desa Mantra (Maju dan Sejahtera untuk Semua)

Kabupaten Jombang kepada Desa penerima bantuan. Bertempat di Balai Desa Tanjungwadung, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Minggu malam (27/09/2026)

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Utara Brantas, kepala desa penerima penghargaan simbolis dan tamu undangan.

Adapun bantuan yang diserahkan Program Desa Mantra Wira Usaha Baru (WUB) yang diberikan secara simbolis ke Desa Sumbernongko Kecamatan Ngusikan sebesar Rp 75 juta dan Desa Kebonagung Kecamatan Ploso sebesar Rp 60 juta, serta simbolis pemberian honor RW Rp 1,8 juta.

Pemberian honor dan kegiatan RT sebesar Rp 5 juta, sekaligus pemberian kegiatan dasa wisma sebesar Rp 1 juta di Desa Tanjungwadung Kecamatan Kabuh. Program ini merupakan program unggulan di bawah kepemimpinan Bupati Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin.

Kepala Desa Tanjungwadung Supono mengatakan bahwa pementasan wayang kulit dengan Dalang Rudi Gareng berlakon Wahyu Cakraningrat dalam memperingati HUT RI ke-81 sekaligus sosialisasi pelaksanaan program prioritas Desa Mantra, dengan bintang tamu Joklitik dan Joklutuk. 

“Adanya Perda Kabupaten Jombang Nomor 25 Tahun 2025 tentang RPJMD Kabupaten Jombang, per tahun Desa di Kabupaten Jombang menerima anggaran 800 juta–1,4 miliar pada tahun 2026 terlaksana dengan sukses,” terangnya. 

Dalam sambutannya Bupati Jombang, Warsubi menyampaikan rasa syukur atas kesehatan dan kesempatan untuk bersilaturahmi. Bupati juga mengapresiasi Pemerintah Desa Tanjungwadung yang telah menyelenggarakan kegiatan budaya tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tanjungwadung yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan ikut menjaga suasana malam ini tetap tertib, aman, dan nyaman,” ujarnya. 

Bupati menegaskan bahwa wayang kulit merupakan bagian dari budaya yang telah hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Di dalamnya terkandung seni, cerita, tradisi, dan pesan-pesan kehidupan yang dekat dengan masyarakat.

“Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus menjaga dan melestarikannya kepada anak cucu kita. Jangan sampai generasi muda kita mengenal berbagai budaya dari luar, tetapi justru semakin jauh dari budaya yang tumbuh di daerahnya sendiri,” pesannya.

Bupati juga mendorong agar kesenian wayang kulit diperkenalkan kepada anak-anak dan generasi muda, supaya mereka mengenal, memahami, dan ikut mencintai budaya yang dimiliki. Pentingnya menjaga kebersamaan dan kerukunan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, perbedaan pilihan, pendapat, atau persoalan kecil tidak boleh membuat hubungan antarwarga menjadi renggang.

“Semoga pagelaran ini lancar, bisa menghibur masyarakat, dan yang lebih penting, mudah-mudahan kita dapat mengambil hikmah dari pesan moral dalam lakon yang disajikan, serta dapat terus menjaga silaturahmi dan kelestarian budaya di tengah masyarakat,” pungkasnya. (yn)