Caption Foto : Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan didampingi Mbah Bolong dan Gus Misbah saat memberangkatkan ribuan jemaah Serban
mediapetisi.net – Sebanyak 63 armada bus membawai Ribuan Jemaah Seribu Rebana (Serban) dalam tradisi tahunan Sowan Ulama dan Ziarah Aulia. Minggu (13/7/2025)
Pemberangkatan dimulai dari kompleks makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Tebuireng, Jombang, kemudian melanjutkan perjalanan ke sejumlah pesantren dan makam ulama di Blitar dan Kediri, termasuk sowan ke KH Muhammad Iqdam atau Gus Iqdam.
Prosesi pemberangkatan dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan pengibaran bendera oleh Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, yang hadir bersama jajaran. Rombongan diberangkatkan berurutan, diawali oleh mobil yang ditumpangi pengasuh Serban, KH Nur Hadi, yang akrab disapa Mbah Bolong.
Kapolres Jombang mengapresiasi kegiatan ziarah dan sowan ulama ini sebagai agenda spiritual yang positif. “Semoga barokah dan sehat semua jamaah, mulai dari berangkat sampai pulang nanti ke rumah masing-masing,” ungkapnya.
Sedangkan doa pemberangkatan dipimpin oleh Nyai Nur Hasanah, Pengasuh Majelis An-Nur Gresik. Tampak pula beberapa tokoh dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk Camat dan lurah dari wilayah Jombang dan sekitarnya yang turut bergabung dalam rombongan.
Menurut Humas panitia, Muchammad Heru Santoso, kegiatan ini mengerahkan 63 bus, 6 mobil patwal, 3 mobil VIP, dan 2 ambulans. “Peserta yang ikut dari jamaah Serban, panitia, patwal, tim media, dan tim medis,” terangnya.
Menurut Heru, kegiatan Sowan Ulama dan Ziarah Aulia ini sudah rutin digelar setiap tahun sejak 2017, biasanya pada bulan Shafar dalam kalender Hijriyah. “Di samping menjalin silaturahmi sesama jamaah Serban, kegiatan ini untuk napak tilas makam yang diziarahi. Di setiap lokasi yang dituju ada kegiatan sholawat dan mauidhoh hasanah dari yang disowani,” jelasnya.
Untuk rangkaian ziarah dimulai dari Makam KH Hasyim Asy’ari dan Gus Dur di Tebuireng, dilanjutkan ke Pondok Pesantren Mambaul Huda Mantenan Udanawu Blitar. Kemudian perjalanan ke kediaman KH Muhammad Iqdam atau Gus Iqdam di Karanggayam Blitar, dan ditutup dengan sowan ke Pondok Pesantren Salafiyah Kapurejo Pagu, Kediri.
Sementara itu, KH Nur Hadi, pengasuh Serban yang juga Rais Syuriah MWCNU Diwek, menyampaikan bahwa jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan, terutama saat sowan ke Gus Iqdam. “Tahun kemarin hanya 44 armada bus, sekarang 63 bus, semoga tahun depan bisa meningkat lagi,” katanya.
Perlu diketahui, agenda ini tak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga pengikat kebersamaan jamaah dari berbagai kalangan, sekaligus bentuk penghormatan kepada ulama dan aulia yang telah berjasa dalam syiar Islam di tanah Jawa. (yn)










