Caption Foto : Pj Bupati Jombang didampingi Dansatrad 222, Ketua DPRD, Wakapolres, Ketua BPBD Jatim dan Sekda saat cek pasukan

mediapetisi.net – Apel Gabungan dalam rangka Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Jombang Tahun 2023 dipimpin Pj Bupati Sugiat S.Sos, M.Psi.T. Dihadiri Ketua DPRD Mas’ud Zuremi, Dansatrad 222 Letkol Lek Eka Yawendra Parama, Ketua BPBD Jatim, Wakapolres Hari Kurniawan, Pasi Inteldim 0814 Lettu Inf. Sahroni, Kasubsi Intel Kejari Jombang Supriyanto, Sekda, Asisten, Staf Ahli, Direktur RSUD, Kabag dan Camat. Bertempat di Alun -alun Kabupaten Jombang. Rabu (23/12/2023)

Susunan Apel terdiri dari 1 SSK Gabungan Kodim 0814/Jombang, Satradar 222/Kabuh dan Polres Jombang, 1 SSK Gabungan BPBD, Pol PP dan Satuan Damkar Jombang, 1 SSK Gabungan Dishub, Polhut, Dinkes Jombang dan PMI serta 1 SSK Gabungan Senkom, Banser, RAPI, Tagana dan Pramuka.

Caption Foto : Pj Bupati Jombang saat cek alat-alat hadapi bencana

Pj Bupati Jombang Sugiat dalam amanat menyampaikan apel gabungan dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana Hidrometeorologi wilayah Kabupaten Jombang 2023 tersebut untuk menghadapi musim penghujan tiba yang berpotensi adanya kerawanan bencana di wilayah Kabupaten Jombang.

“Selain itu, apel ditujukan kepada masyarakat Jombang bahwa tidak perlu khawatir apabila mamang terjadi bencana di wilayah Jombang kita sudah siap,” ungkapnya.

Menurut Sugiat, saat ini sudah memasuki musim penghujan di mana pontensi kerawanan bencana seperti angin puting beliung, tanah longsor dan banjir yang sering terjadi, biarpun ada beberapa daerah yang berpotensi mengalami bencana kita sudah siap 24 jam

“Untuk itu kita harus membuat langkah – langkah untuk pencegahan,sosialisasi terhadap masyarakat tentang bencana alam agar masyarakat juga siap dan waspada,” terangnya.

Sehingga Pj Bupati Sugiat mengimbau peserta apel kesiapsiagaan menghadapi bencana yang pertama, meningkatkan sinergitas dalam rangka pencegahan mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Yang kedua menyusun rencana dengan menyesuaikan tata kelola kedaruratan bencana, termasuk penyediaan sarana dan prasarana kesiapsiagaan agar dapat dilaksanakan semua pihak dan harus siap menangani bencana secara tugas.

“Imbauan ketiga yakni menyiapkan mental dan fisik yang prima dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi sekaligus menghindari ego sektoral dalam penanganan bencana. Keempat melaksanakan pelatihan secara intens dan terpadu terhadap personil yang akan ditugaskan agar siap dan tanggap dalam menjalankan tugas. Dan yang kelima melakulan pengecekan secara berkala terhadap semua peralatan dan perlengkapan SAR oleh masing-masing instansi agar dapat berfungsi pada saat dibutuhkan dalam penanggulangan bencana alam,” tandas Sugiat.