Caption Foto : Nara sumber sampaikan materi penyuluhan
mediapetisi.net – Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten Jombang mengadakan penyuluhan kesadaran hukum dengan tema “Pencegahan Pernikahan Dini,” Kepala Bagian Hukum yang diwakili Pejabat Fungsional Perancangan Perundang-undangan Imam Kurniawan. Bertempat di Pendopo Kecamatan Jombang. Selasa (10/10/23)
Kabag Hukum Yaummasyifa melalui Fungsional Perancangan Perundang – undangan Imam Kurniawan saat diwawancarai menyampaikan, kegiatan pencegahan pernikahan dini bagian hukum bekerjasama dengan Universitas Darul Ulum bersama Pengadilan Agama sebagai narasumber serta pemateri.
Agenda dari kegiatan penyuluhan kesadaran hukum yang pesertanya lebih diarahkan kepada anak – anak sesuai dengan temanya, serta memberikan edukasi kepada pihak sekolah pendidik sama adik – adik sekolah agar terhindar dari pernikahan dini. Sementara, ada 80 peserta yang diundang tetapi hanya ada 70 peserta yang hadir di acara Pencegahan Pernikahan Dini.
“Harapan dari kegiatan ini untuk memberikan edukasi yang tepat sasaran kepada adik-adik dan juga bagi guru BK dalam memberikan arahan di sekolah, serta orang tua. Dan dapat mengenal pencegahan pernikahan dini,” terangnya
Kemudian ada beberapa upaya preventif diantaranya, sosialisasi berkelanjutan tentang undang-undang perkawinan dan reproduksi di kalangan remaja, meningkatkan kontrol orang tua dan masyarakat dalam pergaulan remaja, optimalisasi wajib belajar 12 tahun, Breakdown Branding “Jombang Kota Santri” dengan program-program konkrit.
“Selain itu, Undang – Undang perkawinan terbaru yaitu UU nomor 16 tahun 2019 dengan ketentuan bahwa yang diperbolehkan menikah lagi dan perempuan yang sudah berusia 19 tahun kedua berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi nomor 22/PUU – XV 2017,” jelas Imam.
Sementara itu, Syalsabila asal sekolah SMA Negeri Ploso Ketika diwawancarai mengatakan, dengan adanya penyuluhan ini jadi saya lebih mengenal tentang pernikahan dini dan bisa mengetahui di Jombang dengan kasusnya sudah ada berapa. Jadi dapat menjadikan diri saya ini agar tidak terjerumus dan bisa mengajak teman-teman saya untuk tidak melakukan hal tersebut.
“Harapan saya dari adanya sosialisasi ini bisa meminimalisir adanya Pernikahan Dini entah itu dari lingkungan anak SMA apalagi dari yang dipaparkan dari narasumber kan yang banyak dari SMP jadi mungkin kedepannya saya berharap untuk hal itu di minimalis,” tandasnya. (yr)










